Ada Apa dengan Pijar Psikologi?

Tanpa terasa Pijar Psikologi atau yang dikenal dengan nama Pijar sudah 2 tahun hadir untuk Anda. Ada apa sebenarnya dengan Pijar yang sempat rehat bulan Juni lalu?

Sebagai Pengingat

24 Januari 2015, Pijar Psikologi didirikan sebagai platform layanan edukasi serta konsultasi psikologi online. Kami menyadari belum banyak orang yang paham mengenai isu-isu psikologi. Sebagai contoh, apakah Anda mengetahui perbedaan down syndrome dan autisme? Atau, tahukah Anda perbedaan stres dan depresi? Jika Anda kuliah di jurusan kesehatan seperti psikologi dan kedokteran, mungkin Anda tahu jawabannya. Lalu bagaimana dengan Anda yang bukan?

Pijar Psikologi ingin memperkenalkan berbagai isu kesehatan mental dan psikologi untuk pemirsa umum. Kami sangat berharap dapat membuat hidup orang lebih baik. Salah satu caranya yaitu dengan meningkatkan pemahaman tentang kesehatan mental, terutama untuk diri sendiri.

Pada tahun 2030, depresi akan menjadi penyebab utama disabilitas dan penyakit jantung berada di urutan kedua. Tiga belas tahun menuju 2030 bukanlah waktu yang singkat. Akan tetapi, kesadaran akan kesehatan mental di Indonesia masih sangat kurang. Hal ini diperparah dengan jumlah praktisi kesehatan mental di Indonesia yang sangat minim.

Dengan demikian, Pijar Psikologi memberikan layanan edukasi psikologi online untuk menyelesaikan inti dari permasalahan kesehatan mental: kesadaran.

Kesadaran Adalah Kunci

Kami mencoba menyampaikan berbagai konten edukasi mengenai isu-isu psikologi dan kesehatan mental menggunakan artikel dan poster. Harapannya, informasi dari kami dapat membuat semakin banyak orang lebih aware terhadap diri sendiri maupun orang di sekitarnya.

Konten yang kami hadirkan selama ini kebanyakan berfokus pada teori-teori psikologi dan berbagai hal yang ilmiah. Kami melakukan ini karena kami melihat banyak sekali istilah psikologi yang salah dipahami atau salah disalahgunakan. Namun, banyak timbal balik yang kami dapatkan dari pemirsa umum, bahwa istilah-istilah psikologi yang kami gunakan masih terlalu sulit untuk dipahami.

Pijar Psikologi Berbenah Diri

Setelah 356 artikel dan 523 poster edukatif, kami merasa harus melihat kembali ke belakang dan mulai memperbaiki diri. Kami berharap semakin banyak orang yang menerima pesan kami dan terbantu dengan berbagai hal yang kami suarakan.

Kami ingin agar isu yang kami usung dapat diterima dan dimengerti oleh banyak orang.

Beberapa bulan terakhir, banyak kasus depresi dan bunuh diri terangkat ke publik. Mulai dari bunuh diri live di Facebook, sampai dengan bunuh diri yang dilakukan oleh beberapa orang terkenal. Komentar orang pun beragam. Ada yang merasa kasihan, ada yang merasa mengalami kesulitan yang sama, ada pula yang malah mengejek.

Melihat banyaknya kasus ini, mulai banyak orang membuka diri mengenai pengalaman pribadi ataupun sekadar mengajak orang untuk lebih menyadari isu-isu ini. Regisda Machdy Fuadhy selaku co-founder Pijar Psikologi ikut menceritakan pengalaman pribadi terkait isu ini dalam sebuah tulisan. Semakin banyak orang bercerita, kami sadar jika pesan akan jadi lebih mudah tersampaikan bila mengangkat persoalan yang dekat dengan dunia nyata.

Oleh karena itu, Pijar Psikologi akan mulai memberikan sajian yang lebih banyak menceritakan tentang pengalaman. Melalui pendekatan ini, kami berharap sajian kami menjadi lebih mudah dicerna sehingga semakin banyak yang lebih memahami fenomena psikologis di sekitar kita. It’s okay to have problems and it’s okay to find help.

Keinginan kami adalah mengajarkan banyak orang untuk menerapkan intisari teori psikologi, bukan mengajarkan teori psikologi. We will focus on what matters to you, to make your life better.

Oh, and as a bonus, we have this fresh new looks! Tell us what you think on the comment section below!

Karena seberkas cahaya mampu hadirkan sejuta asa,
Salam berpijar untuk negeri!

Anda dapat mengirimkan saran, pendapat, atau sumbangan tulisan/cerita untuk Pijar Psikologi. Jangan ragu menghubungi [email protected] atau melalui kanal [email protected] kami di @pijarpsikologi

%d bloggers like this: