Borris dan Anna Kozlov: Cinta Sejati Akan Membawamu Kembali

‘Ya aku pernah mencintai wanita lain ketika kami terpisah. Tetapi Dia adalah  cinta sejatiku”

-Boris

Cinta adalah hal yang mendasar bagi manusia, namanya selalu dibicarakan sepanjang hidup dan semua orang mendambakannya. Akan tetapi untuk memahami dan mempertahankan cinta merupakan hal yang sangat sulit.

Menurut Sternberg, cinta adalah sebuah kisah, kisah yang ditulis oleh setiap orang. Kisah tersebut merefleksikan kepribadian, minat dan perasaan seseorang terhadap suatu hubungan, setiap orang mempunyai kisah cintanya tersendiri, begitupula dengan kisah berikut ini.

Masa sulit di Uni Soviet atau yang kini dikenal dengan Rusia, dibaliknya tersimpan kisah cinta yang menyentuh dan menarik untuk disimak.

Ya, Boris dan Anna adalah pasangan yang saling jatuh cinta pada masa Perang Dunia II tahun 1946, dan akhirnya mereka memutuskan untuk meresmikan hubungan mereka melalui ikatan pernikahan.

Perang yang memisahkan selama 60 tahun

Tiga hari setelah pernikahan Boris mendengarkan pidato sang orator komunis di alun-alun desa. Boris terpanggil untuk mengabdi diri kepada negara. Segera dia mendaftar, dan memberitahukan kepada Anna tentang hal itu. Ya dimanapun atau siapapun yang mendengar pasangannya akan berperang pasti akan merasa tidak rela, terlebih pasangan ini yang baru menjalin rumah tangga selama tiga hari.

Meskipun dengan berat hati Anna akhirnya merelakan Borris untuk mengabdi untuk negaranya dengan memegang janji suaminya bahwa ia akan kembali. Itulah yang juga menjadi kekuatan Anna saat itu.

Setelah kepergian Borris yang cukup lama . Suasana di desa tidak lagi aman dan tenang. Saat itu Uni Soviet berada di bawah rezim Joseph Stalin. Beliau telah memerintahkan sistem “pertanian kolektif” bagi seluruh rakyat Soviet. Ayah Anna menentang keras hal ini, karena ia akan kehilangan hak keatas tanahnya. Mendengar pergolakan yang terjadi, pemimpin diktator  itu mengecap Anna dan keluarga sebagai musuh negara. Anna dan keluarganya lalu dipaksa untuk pengasingan di dataran Siberia. Anna dan keluarga harus meninggalkan kampung halaman mereka. 

Keduanya memutuskan untuk menikah lagi

Waktu berlalu dan hari itu Boris kembali kekampung halaman untuk menemui istrinya akan tetapi Anna tidak disana dan tidak ada tanda-tanda keberadaannya. “biasanya ia selalu menungguku saat aku pulang, tapi waktu itu tidak ada tanda keberadaannya” 1

Sementara di suatu tempat yang lain, Ibu Anna meminta agar Anna bisa melupakan Boris, dan segera menikah lagi dengan pria lain. Bahkan Anna dipaksa pergi dengan seorang pria agar menemukan pengganti yang baru.

Aku menangis dan berlari ke halaman. Dunia menjadi hitam bagi diriku. Rasanya ingin saja aku mati, aku ingin gantung diriku”

“Ibu ku datang dan menampar wajah ku. Lalu mengatakan kepada diri ku agar jangan melakukan hal bodoh. Dia membujuk aku supaya bisa membuka hati dan pergi dengan pria yang bernama Nefed. Ibu juga terus meyakinkan diriku bahwa Nefed adalah masa depan untuk diriku.” 2

Yah begitulah pergejolakan terjadi dalam batin Anna, hal yang sulit baginya untuk menodai ikatan pernikahannya dengan Boris meskipun tak pernah mendengar kabarnya berahun-tahun. Namun ia juga tak kuasa menentang keingunan ibunya.

Suatu hari Anna menemukan, semua foto kenangannya bersama Boris dan surat-surat cinta selama mereka pacaran dibuang ibunya, semua kenangan yang tertinggal itu hangus menjadi abu. Inilah yang menjadi akhir menunggu Boris dan Anna menerima Nefed menjadi suaminya.

Namun hakikat akan sebuah cinta sejatinya takkan pernah mati. Meskipun akhirnya ia menyerah dan memutuskan untuk menikah lagi  setelah bertahun-tahun mencari Anna. Bahakan Boris telah menulis sebuah buku yang berkisah tentang seorang wanita muda yang menikah dengan seorang prajurit muda, namun pada akhirnya wanita tersebut meninggal dunia. Banyak yang mengatakan bahwa isi buku tersebut  menjurus kepada cinta Borris dan Anna yang berlansung selama tiga malam.

Cinta Sejati Akan Menuntunmu Kembali

Pada tahun 2007, Anna memutuskan untuk mengunjungi kembali rumah dimana ia melihat Boris untuk terakhir kalinya. Disinilah keajaiban cinta terjadi. Pada hari yang sama, Boris kembali pulang ke desa mengunjungi makam orang tuanya. Ia juga mendatangi rumah yang dahulunya menyimpan kisah cinta tiga malam bersama istri terdahulunya, Anna.

Saat itu matanya terpaku pada sosok tubuh seorang wanita tua yang sedang berdiri di dekat rumah yang menyimpan kenangan tiga harinya yang penuh cinta.

Itu Anna !!!

Anna juga terdiam kaku saat mata mereka saling menatap. Ada kerguan disana, mungkinkah ini Boris?

Aku merasakan bahwa penglihatan ku salah. Tapi pria itu menghampiri diri ku. Matanya menatap aku begitu dalam. Dan hatiku melonjak, ya aku tahu, dialah Borisku.”  3

Boris berlari menghampiri dan memeluk tubuh Anna seerat-eratnya, “Sayangku, Aku sudah menunggu begitu lama, Istri ku, hidupku.” 4

itulah hari pertemuan mereka setelah berpisah selama 60 tahun lamanya. Cinta telah mempertemukan mereka kembali saat Boris menginjak usia 80 tahun. Mereka telah berpisah dengan pasangan masing-masing karena meninggal dunia. Akhirnya  mereka menemukan satu-sama lain dan membuat sejarah cinta mereka sendiri hingga akhirnya waktu merenggut masa senja mereka.

Dari kisah diatas mengajarkan kita untuk membangun cinta yang utuh (consummate love) memerlukan Komitmen dan keteguhan hati, meskipun terkadang kita harus bersama orang lain sebelum kembali kepada cinta sejati. Apalagi setelah terpisah lebih dari setengah abad!


Sumber Data Tulisan

http://www.telegraph.co.uk/news/worldnews/1575382/Russian-couple-reunited-after-60-years-apart.

http://www.yourtango.com/2014210193/inspiring-love-stories-about-romance-commitment-relationships

By: Heni Andini

Featured Image Credit: gemintang.com

 

Heni Andini

Mahasiswa Psikologi Universitas Sriwijaya

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>