Cara Mengelola Obsessive Compulsive Disorder (OCD) agar Tetap Produktif

“Cinta adalah gangguan jiwa, dan obsessive compulsive disorder (OCD) yang membuatnya menjadi romantis.” – Eric Jerome Disckey

Gangguan obsesif kompulsif, atau dalam bahasa Inggris disebut Obsessive Compulsive Disorder (OCD) ditandai dengan rasa takut atau obsesi yang tidak masuk akal sehingga membuat seseorang menunjukkan perilaku kompulsif (berulang-ulang) untuk mengurangi kecemasannya. Tingkat OCD bervariasi dari ringan hingga parah dan biasanya OCD juga diikuti dengan berbagai masalah kesehatan mental lainnya1. Oleh karena itu untuk mengatasi gangguan ini merupakan hal yang cukup sulit bahkan terkadang memerlukan bantuan medis. Akan tetapi, memiliki gangguan OCD bukan menjadi alasan untuk tidak dapat melakukan kegiatan sehari-hari dengan maksimal. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan oleh penderita OCD agar tetap produktif menjalani kehidupan sehari-hari:

1. Mendapatkan Bantuan untuk OCD

Hal pertama yang dapat kita lakukan untuk membantu kita memahami OCD adalah dengan beberapa cara berikut:

  • Dapatkan diagnosis dari profesional

    Untuk mengetahui apakah anda memiliki gangguan OCD atau tidak, cobalah untuk meminta bantuan profesional karena untuk mendiagnosis OCD merupakan hal yang rumit dan membutuhkan ahli kesehatan mental. Profesional yang dapat didatangi adalah seperti psikolog maupun psikiater untuk melakukan konsultasi mengenai gejala dan bagaimana cara menangani OCD.

  • Bangunlah sistem dukungan yang kuat untuk membantu menangani OCD

    Meskipun banyak yang menganggap OCD sebagai masalah yang disebabkan oleh disfungsi otak seseorang, sangat penting untuk mengingat bahwa serangan OCD sering kali disebabkan oleh kejadian-kejadian dalam hidup yang traumatik atau penuh tekanan2. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk membangun lingkungan sosial yang dapat menerima pengalaman-pengalaman Anda di masa lalu. Selain itu, carilah kegiatan bersama orang-orang terkasih yang menerima Anda sebagaimana adanya. Melalui hal-hal tersebut Anda, akan lebih merasa dihargai dan orang-orang di sekitar pun akan dengan senang hati membantu permasalahan yang dihadapi.

2. Mengendalikan OCD dan Tetap Positif

  • Mengatasi pemicu OCD

    Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengendalikan perilaku kompulsif adalah dengan mengatasi pemicu terjadinya OCD. Paksalah diri Anda untuk mulai memperhatikan situasi yang membuat Anda sangat terobsesi3. Beberapa cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengontrol situasi-situasi tersebut, misalnya setelah melakukan sesuatu hal yang membuat khawatir, mulailah membayangkan masalah tersebut dan bayangkan apa yang seharusnya anda lakukan. Jika membayangkan tidak berhasil, buatlah catatan setelah anda melakukan sesuatu, misalnya ketika mematikan kompor. Dengan begitu anda bisa memastikan bahwa hal tersebut sudah anda lakukan dan tidak perlu melihatnya secara berulang kali.

  • Membuat catatan atau diary

    Menulis jurnal adalah cara yang baik untuk menangani emosi dan mempelajari diri sendiri. Luangkan waktu setiap hari untuk menuliskan semua pengalaman yang membuat Anda cemas dan stres yang Anda miliki. Menuliskan pemikiran obsesif Anda dan menganalisisnya bisa menjadi cara yang baik untuk mengontrolnya4. Menulis kecemasan yang dihadapi dan menghubungkannya dengan solusi-solusi yang ditulis dapat membantu untuk menyadarkan diri bahwa semua akan baik-baik saja dan tidak perlu merasa cemas secara berlebihan terhadap suatu hal.

  • Mengatakan pada diri sendiri tentang ‘sifat positif diri’

    Meyakini diri sendiri dapat menjadi cara yang efektif untuk melawan perasaan negatif. Jangan merendahkan diri sendiri atau membiarkan OCD menjadi identitas Anda. Buatlah daftar berisi kualitas-kualitas baik yang Anda miliki dan bacalah setiap kali Anda merasa sedih atau cemas. Hal ini akan membantu anda menjadi lebih percaya diri.

  • Membuat target pencapaian, dan buat penghargaan pada diri sendiri

    Sangat penting untuk membuat target saat berusaha menangani kondisi ini. Membuat target, betapa pun kecilnya, akan membuat anda termotivasi untuk mencapainya. Ketika anda berhasil tidak melakukan perilaku kompulsif dalam rentang waktu tertentu, pujilah diri sebagai bentuk penghargaan pada diri sendiri.

  • Lakukan teknik relaksasi

    OCD menyebabkan adanya rasa stres dan kecemasan6. Terapi dan pengobatan mungkin bisa mengurangi perasaan negatif Anda, tetapi Anda juga harus meluangkan waktu untuk bersantai setiap harinya. Melakukan aktivitas seperti meditasi, yoga, pernapasan dalam, aromaterapi, dan teknik-teknik menenangkan lainnya akan membantu menanggulangi stres dan kecemasan pada diri Anda.

  • Pertahankan rutinitas harian

    Menangani OCD bisa membuat Anda merasa telah mengabaikan rutinitas harian yang biasa Anda lakukan, tetapi hal tersebut tidak akan membantu Anda. Pertahankan rutinitas harian Anda dan teruslah melanjutkan hidup. Jangan biarkan OCD mencegah Anda pergi ke sekolah, bekerja di kantor, atau menghabiskan waktu bersama keluarga.7

3. Memahami OCD

Cara lainnya adalah dengan memahami OCD, ciri-ciri perilaku OCD, dan bagaimana cara mengatasinya melalui berbagai sumber. Dengan memahami OCD dapat menjadi salah satu bentuk refleksi terhadap diri agar lebih baik dan secara perlahan mengontrol peilaku berulang tersebut. Untuk mengenal tentang OCD, Anda bisa membacanya di sini.


Sumber Data Tulisan

  • 1http://id.wikihow.com/Mengatasi-Gangguan-Obsesif-Kompulsif
  • 2&3https://www.psychologytoday.com/blog/the-depression-cure/200907/ocd-treatment-good-it-gets
  • 4http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/21308889
  • 5http://www.healthyplace.com/ocd-related-disorders/ocd/ocd-help-and-ocd-self-help/
  • 6&7http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/ocd/basics/coping-support/con-20027827

Featured image credit: http://id.wikihow.com/Mengatasi-Gangguan-Obsesif-Kompulsif

Heni Andini

Mahasiswa Psikologi Universitas Sriwijaya

%d bloggers like this: