“Saya manusia dan saya butuh dicintai sama seperti orang lain!”

Semandiri-mandirinya seseorang, pasti ia memiliki keinginan untuk memiliki relasi sosial dimana ia merasa dicintai dan dimiliki oleh seseorang, betul?

Menurut Abraham Maslow, seorang tokoh psikologi pencetus teori Hirarki Kebutuhan, ketika seseorang telah memenuhi kebutuhan fisiologisnya (seperti makan, minum, atau tidur) dan kebutuhan akan keamanan (misal, pekerjaan yang layak), maka ia akan berusaha memenuhi kebutuhan sosialnya akan cinta dan dimiliki. Ketika kebutuhan ini tidak terpenuhi, individu akan mulai merasa kesepian, bahkan depresi.

Berikut fakta-faktanya!

Cinta atau kasih sayang dapat diperoleh seseorang dari keluarga, pasangan, atau teman

Siapa bilang, cinta hanya dapat diperoleh ketika kita memiliki pasangan? Kita dapat memenuhi kebutuhan ini dari orang-orang terdekat kita juga, kok! Seperti dari keluarga maupun sahabat. Intinya, dari semua orang yang berinteraksi dengan kita.

Cinta terpenuhi dalam bentuk dukungan, penerimaan, kepercayaan, serta kehadiran secara fisik dan psikis

Dukungan dari orang-orang terdekat dapat membuat kita merasa dicintai dan dipedulikan. Apalagi, ketika dukuegan tersebut diberikan melalui kehadiran secara langsung. Terkadang kehadiran secara fisik saja tidak cukup membuat orang merasa dikasihi. Apa gunanya hadir secara fisik, tapi pikirannya tidak bersama kita?

Lakukan interaksi dengan keluarga, lawan jenis, teman, masyarakat, dan kelompok keagamaan

Singkatnya, kebutuhan akan cinta dan dimiliki ini dapat dipenuhi ketika kita memperluas interaksi. Melalui interaksi, kualitas hubungan seseorang dapat semakin baik. Tentu saja, hal yang dikomunikasikan haruslah yang saling membangun dan mendukung.

Kadar terpenuhi atau tidaknya, berbeda satu dengan yang lain

Misal, dengan memiliki keluarga yang menyenangkan, A sudah merasa dirinya dicintai dan dimiliki, sehingga ia tidak perlu repot-repot mencari sumber lain lagi. Sedangkan bagi B, kebutuhan dicintai dan dimilikinya baru akan terpenuhi ketika ia memiliki teman-teman dan pacar. Jadi, tidak ada standar pastinya, yang terpenting adalah apakah kita merasa sudah cukup dicintai dan dimiliki, atau masih kurang?

Nah, itulah fakta-fakta menarik seputar kebutuhan manusia akan cinta dan perasaan dimiliki. Kebutuhan ini adalah salah satu kebutuhan dasar manusia.

Ketika kebutuhan ini tidak terpenuhi, tentu wajar jika Anda sering merasa kehilangan atau kosong. Terkadang cinta adalah alasan yang menjadikan hari-hari Anda lebih berwarna!


Sumber data tulisan:

1.Need for Love and Belongingness; Humanistic Psychological Approach (http://www.academia.edu/4831401/NEED_FOR_LOVE_AND_BELONGINGNESS_Humanistic_Psychological_Approach)
2.Maslow’s Hierarchy of Needs (http://www.simplypsychology.org/maslow.html)

Sumber foto:
www.zigya.com

%d bloggers like this: