I Not Stupid Too : Arti Penting Sebuah Pujian

Saat kita masih kecil, ada begitu banyak dukungan dan pujian untuk membantu kita melewati rintangan. Kita tidak sadar betapa beruntungnya kita saat itu.”

-Jerry

Pujian, bagi sebagian orang mungkin hal itu tidak begitu penting. Namun, sebagian lagi menganggap pujian sebagai sesuatu yang penting atas bakat yang mereka miliki. Sekuel dari film I Not Stupid ini mengajarkan arti penting sebuah pujian dalam lingkungan keluarga dan sekolah.

Film karya Jack Neo ini menceritakan dua keluarga yang memiliki status sosial berbeda tetapi mengalami permasalahan yang sama. Tom (Shawn Lee) dan Jerry (Ashley Leong), kakak beradik yang berasal dari keluarga berada ini seharusnya bahagia atas materi yang diberikan kedua orangtuanya (Jack Neo dan Xiang Yun). Namun, ternyata materi itu tidak mampu membuat mereka bahagia. Kedua orangtua Tom dan Jerry begitu sibuk sehingga mereka jarang bertemu. Bahkan tidak jarang mereka berkomunikasi melalui pesan yang ditempel di pintu lemari es.  

Potret Hidup Tom dan Jerry

Tom dan Jerry adalah dua bersaudara yang memiliki bakat berbeda. Tom cenderung berbakat di dunia desain dan web, bahkan dia pernah memenangi kompetisi blogger. Sementara Jerry, yang masih duduk di bangku sekolah dasar unggul dalam bidang akademik. Namun, kedua orangtua Tom dan Jerry tidak menyadari bakat mereka, kedua orangtuanya malah selalu memaksa mereka untuk memperoleh nilai yang tinggi. Kedua orangtuanya juga sering memarahi Tom dan Jerry karena masalah sepele.

Persahabatan Tom dengan Sosok Chengcai

Tidak jauh berbeda dari Tom dan Jerry, Chengcai (Joshua Ang), teman satu sekolah Tom yang berasal dari keluarga kurang mampu juga mengalami hal serupa. Ayah Chengcai (Huang Yiliang) merupakan orang yang pandai beladiri tetapi kepandaian itu justru membuat ayah Chengcai pernah merasakan jeruji besi. Darah beladiri sang ayah pun menurun pada Chengcai. Akan tetapi sang ayah tidak menyetujui Chengcai untuk mendalami beladiri karena takut akan sepertinya. Chengcai dan ayahnya seringkali berselisih paham karena hobi beladiri tersebut. Terlebih sang ayah orang yang keras dan tidak bisa menunjukan rasa sayangnya. Bahkan sahabat sang ayah sering menasehati untuk sering memuji Chengcai tetapi sang ayah mengindahkannya.

Chengcai merupakan sahabat Tom di Singapore High School, mereka sering dimarahi Pak Fu—guru Bahasa Cina—karena sering tidak mengerjakan tugas. Pak Fu menganggap Chengcai dan Tom orang yang tidak berguna karena selalu mendapat nilai jelek. Anggapan jelek terhadap Chengcai dan Tom itulah yang membuat mereka membenci bahkan sering bertengkar dengan Pak Fu. Puncaknya saat razia ponsel, Chengcai pum membela Tom, sahabatnya.

Memetik Pelajaran dari Film I Not Stupid Too

Film I Not Stupid Too menyuguhkan banyak pesan moral bagi penonton, terutama mengenai keluarga dan pendidikan. Dari sisi keluarga, film ini menyadarkan arti pentingnya sebuah komunikasi dalam keluarga dan pujian bagi seorang anak. Kesibukan orangtua membuat sang anak menjadi jarang berkomunikasi dan bertemu dengan orangtuanya. Alhasil orangtua tidak mengetahui bagaimana perkembangan anak, kemajuan belajar, dan masalah yang sedang dihadapi sang anak. Memarahi anak pun bukan cara yang efektif mengajari sang anak, terlebih tanpa memberikan mereka kesempatan untuk berbicara mengenai suatu permasalahan. Pujian dari orangtua kepada anak pun memiliki pengaruh yang besar agar anak merasa diakui bakatnya dan merasa mendapat dukungan positif dari orangtuanya. Film ini juga menyuguhkan adegan dramatis pengorbanan ayah terhadap anaknya.

Lalu dari sisi pendidikan, film ini menggambarkan realita pendidikan yang sering terjadi di beberapa negara. Cara mengajar seorang guru yang terkesan kaku, tidak sesuai dengan kapasitas siswa, serta melabeli dengan kata negatif membuat siswa tidak semangat belajar. Pujian dalam lingkungan sekolah juga menjadi hal yang penting. Misalnya ketika seorang siswa yang dianggap malas tetapi dia mengerjakan tugas, seharusnya sang guru memberi apresiasi positif bagi siswa tersebut. Dalam film ini kita juga diajak untuk melihat sisi baik seseorang, bukan hanya melihat sisi buruknya.

Layaknya dua sisi mata uang yang berbeda, dalam diri manusia pun ada dua sisi, yang gelap maupun terang, baik maupun buruk. Namun, seringkali tanpa sadar kita memandang seseorang hanya dari sisi buruknya, mengabaikan sisi positif yang ada. Dari film ini kita bisa belajar banyak hal mengenai arti penting sebuah keluarga, mengenai komunikasi, pujian, serta pengorbanan.


Sumber Data Tulisan

Identitas film (sertaan daftar pustaka atau footnote)

Judul Film     : I Not Stupid Too (Xiaohai Bu Ben Er)

Pemain          : Shawn Lee, Joshua Ang, Jack Neo, Xiang Yun, Ashley Leong, Huang Yiliang

Rilis                 : 26 Januari 2006

Produksi        : MediaCorp Raintree Pictures

Durasi             : 2 jam 4 menit

Sutradara      : Jack Neo

By: Apriastiana Dian Fikroti

Featured Image Credit: boyactors.org.uk

Apriastiana Dian Fikroti

Introvert, penyuka warna biru, ailurophilia, penikmat kata dan kopi

%d bloggers like this: