“Tidak peduli siapa Anda, apa yang Anda lakukan, darimana Anda berasal, Anda selalu dapat berubah menjadi versi yang lebih baik dari diri Anda sendiri. “ – Madonna

Sudahkah Anda mengenal diri Anda? Pertanyaan tersebut cukup sulit untuk dijawab, bukan? Tenang, Anda tidak sendirian. Sebagian besar orang-orang pasti merasakan hal yang sama.

Mungkin terbersit di benak Anda, apakah kita dapat sepenuhnya mengenal diri kita sendiri?

Jawabannya, ya. Tentu bisa. Anda dapat mengenal jelas apa yang Anda miliki, baik kelebihan maupun kekurangan. Anda juga dapat memanfaatkan kelebihan dan kekurangan tersebut untuk menentukan tujuan hidup, menerima orang di sekitar Anda dan mencapai target-target besar dalam hidup Anda.

Hal itu bisa tercapai dengan memiliki aktualisasi diri. Aktualisasi diri adalah kebutuhan untuk menyadari potensi diri, pemenuhan diri serta memahami batasan-batasan yang ia miliki.

Masih belum percaya? Simak fakta-fakta berikut!

Aktualisasi diri adalah keadaan terbaik dari seseorang

Menurut Abraham Maslow, seorang tokoh psikologi, terdapat 5 tingkatan kebutuhan manusia sepanjang tumbuh kembangnya. Kebutuhan tersebut antara lain kebutuhan fisiologis, rasa aman, kasih sayang, penghargaan dan aktualisasi diri.

Kebutuhan tersebut tersusun seperti piramid, dimana ketika suatu tingkat kebutuhan telah terpenuhi, maka orang tersebut akan merasa membutuhkan kebutuhan diatasnya. Faktanya, kebutuhan aktualisasi diri menjadi puncak pada piramid ini.

Orang-orang yang telah mencapai aktualisasi diri akan sangat paham terhadap dirinya sendiri, baik itu terkait keinginan maupun tujuan hidup mereka. Mereka tak lagi memikirkan opini dari orang lain dan terus mengembangkan potensi mereka. Keyakinan tersebut membuat kualitas hidup seseorang meningkat dan merasa menjadi versi terbaik dari diri mereka sendiri.

Ingin mewujudukan aktualisasi diri? Coba latihan “best possible self”!

Walaupun aktualisasi diri terkesan begitu sulit dicapai, ternyata ada latihan yang dapat membantu Anda untuk mewujudkannya. Latihan ini bernama “Best Possible Self” yang ditemukan oleh para peneliti dan praktisi sebagai latihan kebahagiaan.

Latihan ini sendiri memiliki dasar riset yang cukup kuat. Langkah-langkahnya sederhana, yaitu dengan memikirkan waktu di masa depan, kemudian membayangkan keberhasilan di masa tersebut, dan menulis detail keinginan tersebut dengan mempertimbangkan potensi yang Anda miliki saat ini.

Dengan begitu, Anda bisa lebih mengenal target-target Anda dan cara mendapatkannya. Menarik, bukan?

Orang-orang dengan pengalaman hidup yang ekstrem biasanya memiliki aktualisasi diri

Mari kita lihat contoh tokoh yang memiliki aktualisasi diri seperti Mahatma Gandhi dan Nelson Mandela. Mahatma Gandhi mempertaruhkan hidupnya untuk memperjuangkan kebebasan dan Nelson Mandela tetap mempertahankan prinsip hidupnya meskipun ia mendekam di penjara.

Kedua contoh tersebut merupakan aktualisasi diri yang nyata, dimana mereka dapat teguh pada tujuan hidup mereka meskipun mengalami pengalaman-pengalaman yang pahit. Ketika seseorang melewati suatu pengalaman yang pahit, ia akan menemukan arti-arti kehidupan yang terlihat jelas di perjalanannya.

Itulah yang menyebabkan orang-orang dengan pengalaman hidup yang ekstrim memiliki aktualisasi diri yang baik.

Hanya 1% orang dari populasi orang dewasa yang memiliki aktualisasi diri

Meskipun telah banyak teori tentang aktualisasi diri, kenyataannya, hanya 1% dari populasi orang dewasa yang memilikinya. Pernyataan dari Maslow tersebut didukung dengan fakta bahwa aktualisasi diri jarang dimiliki seseorang.

Sekalipun seseorang telah memlikinya, jarang sekali yang tetap konsisten pada keadaan aktualisasi diri tersebut. Proses aktualisasi diri merupakan proses yang unik dimiliki tiap orang dan tidak semua orang mampu mencapainya.

Proses tersebut berdasarkan lingkungan kehidupan, pilihan-pilihan hidup, dan kesehatan mental. Sehingga, memang cukup sulit mewujudkan aktualisasi diri yang absolut.

Tentunya akan sangat menyenangkan apabila kita telah memenuhi kebutuhan puncak ini. Jika Anda belum merasa memilikinya, jangan khawatir. Ia akan tumbuh seiring dengan perjalanan hidup Anda. Selamat mengenal diri sendiri!


Sumber data tulisan

http://www.goodtherapy.org/learn-about-therapy/issues/self-actualization

https://www.psychologytoday.com/blog/theory-and-psychopathology/201308/the-theory-self-actualization

https://www.verywell.com/hierarchy-of-needs-2795947

https://www.psychologytoday.com/blog/what-matters-most/201303/what-is-your-best-possible-self

Sumber foto:
http://thoughtcatalog.com/tag/self-actualization/

 

%d bloggers like this: