Keajaiban Kata dalam Sebuah Keluarga

“Ingatlah, tak ada seorangpun yang benar-benar sendiri dalam hidup. Buka mata, dengar, dan lihat! Tuhan memberi kita keluarga sebagai sumber kekuatan hidup yang tiada duanya.”

          Sadarkah kita? Tuhan menitipkan orang-orang yang senantiasa mendengarkan celoteh maupun keluh-kesah dari mulut kita setiap hari. Tuhan juga memberi kita orang-orang dengan tangan yang dengan sigap memeluk saat kita terpuruk. Orang-orang itu bahkan selalu berusaha memberi kasih tanpa syarat. Pun, mereka pula yang mampu mengajarkan makna sebuah ketulusan. Ya, mereka adalah keluarga. Tempat bernaung, tempat dimana semua kenangan masa kecil terbingkai penuh makna, dan tempat yang selalu membuat kita ingin kembali. Sudahkah Anda bertegur sapa  dengan mereka hari ini? Atau setidaknya, sudahkah Anda mengutarakan rasa kasih pada mereka secara sederhana? Semoga kita tidak terlampau sibuk dengan sederet aktivitas dan akhirnya justru lupa pada mereka.

       Apakah makna keluarga bagi Anda? Setiap orang pasti memiliki pandangan yang berbeda-beda tentang sebuah keluarga. Namun, satu hal yang perlu kita tahu. Keluarga adalah orang-orang yang pertama kali kita temui dalam kehidupan kita. Keluarga terdiri dari beberapa orang yang memiliki ikatan, memiliki hubungan darah, dan bersatu untuk  melakukan peranan tertentu  serta memenuhi beberapa kebutuhan secara bersama-sama1. Keluarga dapat menjadi agen utama dalam pemenuhan rasa cinta, religiusitas, perlindungan, pendidikan dan berbagai hal lainnya. Segala kelebihan maupun kekurangan yang ada dalam sebuah keluarga merupakan sebuah proses untuk menuju kebahagiaan. Menjaga dinamika keluarga terkadang bukan sebuah perkara yang mudah, ada hal-hal tertentu yang perlu diperhatikan. Salah satu ruh dalam sebuah keluarga adalah komunikasi. Kadang kita justru sulit untuk mengatakan atau mengungkapkan beberapa hal penting. Bahkan lebih memilih diam tanpa berkata-kata saat kita memiliki masalah sengan keluarga. Mari kita pahami betapa besarnya kekuatan “kata” dalam keluarga.

Jangan Anggap Remeh Masalah Komunikasi dalam Keluarga

Komunikasi adalah cara manusia untuk mengutarakan atau menyampaikan makna, baik  yang bersifat verbal maupun nonverbal. Tak heran jika komunikasi seringkali disebut sebagai aspek yang penting dalam sebuah keluarga. Selain itu, komunikasi seringkali menjadi sumber konflik. Pernahkah Anda salah paham dengan keluarga Anda? Apakah Anda lebih suka memendam perasaan tanpa mengungkapkannya pada keluarga? Coba ingat kembali, beberapa kejadian yang muncul dalam keluarga akan membuat kita semakin mengerti arti penting komunikasi.  Membangun komunikasi yang positif  akan sangat berguna dalam keluarga.  Berdasarkan hasil penelitian2, pasangan dan keluarga yang bahagia cenderung merasa puas dengan  pola komunikasi yang ada dalam keluarga mereka.

Tak Perlu Ragu untuk Membangun Komunikasi dengan Keluarga

Saat dirundung emosi negatif, terkadang kita justru enggan untuk mengkomunikasikannya karena berbagai alasan. Hal tersebut justru akan memperkeruh keadaan. Dengan berkomunikasi, masing-masing anggota keluarga akan mengetahui maksud dan lebih mengenal satu sama lain3. Sebenarnya Anda tak perlu malu, takut, ragu atau merasa gengsi untuk mengatakan keinginan anda. Komunikasi adalah cara yang paling ampuh untuk menyentuh dan membuka mata hati orang lain. Perhatikan hal-hal berikut :

  • Komunikasi yang baik tergantung pada kemampuan dalam menyampaikan dan menangkap pesan yang disampaikan. Oleh karena itu, Anda perlu memastikan apakah pesan tersebut diterima dan dipahami dengan baik agar tidak terjadi salah paham antar anggota keluarga.
  • Berkomunikasi dengan orang lain berarti menyampaikan makna atau pesan. Maka dari itu berusahalah untuk jujur pada diri sendiri maupun keluarga.
  • Komunikasi dapat berupa ungkapan verbal maupun nonverbal. Utarakan keinginan anda dengan kata-kata yang jelas. Selain itu, saat sedang berkomunikasi perhatikan aspek nonverbal seperti nada suara, volume, kecepatan berbicara, dan ritme berbicara agar keluarga dapat memahami maksud Anda dengan baik.
  • Komunikasi yang efektif dibarengi oleh keterbukaan, rasa kepercayaan, kualitas hubungan, dan mood. Saat berkomunikasi, perhatikan suasana hati keluarga Anda. Cari momentum yang tepat untuk menjalin komunikasi dengan baik.
  • Dengarkan apa yang diungkapkan keluarga anda dengan penuh perhatian dan coba berikan umpan balik yang positif. Terkadang orang justru lebih sulit untuk mendengar. Padahal dengan mendengar kita akan lebih dapat memahami keluarga kita.
  • Seiring dengan perkembangan zaman, komunikasi dengan keluarga dapat dilakukan dengan gadget atau telpon selular. Bagi Anda yang banyak menghabiskan waktu diluar rumah, sempatkan untuk menghubungi keluarga melalui telepon atau media lainnya. Memberi kabar adalah hal kecil yang dapat membuat keluarga Anda merasa bahagia. Mungkin hal tersebut merupakan sesuatu yang remeh temeh bagi Anda, tapi bagi keluarga Anda hal tersebut sangat berarti.

       Benar, kehangatan sebuah keluarga bukanlah sesuatu yang dapat dibeli. Bagaimanapun keluarga adalah orang-orang yang menorehkan banyak cerita dan turut andil dalam hidup kita hingga saat ini. Kali ini, coba rasakan kembali kasih putih mereka. Jangan lupa ucapkan terimakasih dan ungkapkan perasaan Anda pada mereka. Jika Anda mencintai mereka maka jangan pernah ragu untuk mengatakannya. Mereka adalah sumber kebahagiaan yang mungkin selama ini Anda cari.


Inspirasi

1 Definisi keluarga mengacu pada BKKBN, info mengenai keluarga Indonesia dapat diakses melalui www.bkkbn.go.id

2 Penelitian menganai pola komunikasi keluarga dapat dibaca di buku Olson, D. H., DeFrain, J., & Skogrand, L. (2011). Marriages and Families: Intimacy, Diversity, and Strengths. New York: McGraw-Hill.

3 Cara membangun komunikasi yang positif dalam keluarga dapat ditemukan di buku Olson, D. H., DeFrain, J., & Skogrand, L. (2011). Marriages and Families: Intimacy, Diversity, and Strengths. New York: McGraw-Hill.

By: Anggrelika Putri K.

Image Header Credit: dgi-indonesia.com

%d bloggers like this: