Perempuan Memimpin Dirinya Sendiri: Apakah Salah?

“Satu hal yang wanita perlu ketahui adalah tidak ada seorang pun yang akan memberikanmu kekuatan, kau yang membuat kekuatanmu sendiri.”
(Rosanne Bass)

‘Saya tidak butuh laki-laki untuk membuat saya merasa lebih baik’

‘Saya pergi mengurus urusanku sendiri’

‘Saya tidak butuh sebuah cincin melingkar di jemari saya agar hidup saya lengkap’

‘Saya tetap bisa kemana saja walaupun sendiri’

Apakah Anda familiar dengan kalimat-kalimat di atas?

Ya, pernyataan-pernyataan tersebut memang mulai sering dilontarkan oleh sebagian kaum perempuan di era modern ini. Perubahan zaman dan kesempatan pendidikan yang luas mengubah pemikiran wanita jauh dari nilai-nilai tradisional yang biasa dipegang. Persepsi mengenai karakter wanita yang lemah, mudah dikontrol, dan tidak bisa hidup tanpa pria mulai tergantikan dengan karakter wanita yang kuat, mandiri,dan bisa memenuhi kebutuhannya sendiri. Perubahan zaman tanpa dipungkiri juga menggeser konsep mengenai perempuan yang bergantung pada laki-laki menjadi perempuan yang mandiri.

Lalu apa sebenarnya yang dimaksud dengan perempuan mandiri? Apakah membawa kebaikan untuk perempuan atau sebaliknya?

Seperti apakah perempuan mandiri itu?
Secara umum, perempuan mandiri adalah seorang perempuan yang melawan segala kekurangan yang mereka miliki sebagai wanita. Mereka berdiri di atas kaki mereka sendiri dalam meraih cita-cita dan mengejar apa yang mereka yakini. Mereka berjuang dalam mendapatkan apa yang mereka inginkan. Di sebuah situs, beberapa wanita menuliskan pendapat mereka tentang konsep wanita mandiri.1 Beberapa dari mereka mengatakan bahwa kemandirian adalah tidak menggantungkan kebahagiaan kita dengan orang lain, sedangkan wanita yang mandiri adalah seseorang yang memegang kontrol atas pilihan hidupnya sendiri.

Ketika konsep perempuan mandiri menjadi sebuah masalah
Konsep perempuan mandiri bisa menjadi masalah jika Anda melakukannya secara berlebihan. Sebagaimana hal lainnya di dunia ini, yang berlebihan akan memberikan dampak buruk. ‘Independent Woman Syndrome’ atau Sindrom Wanita Mandiri adalah yang terjadi ketika seorang perempuan menjadi terlalu mandiri. Wanita yang mempunyai sindrom ini berusaha untuk melakukan semuanya sendiri.2 Mungkin hal tersebut baik karena mereka tidak merepotkan rekan-rekannya dan bisa mengatasi masalahnya sendiri. Tetapi jika Anda mengambil semua tanggung jawab dan masalah untuk dipikirkan seorang diri, Anda secara tidak sadar membatasi seseorang untuk membantu Anda. Anda terkadang perlu menerima pertolongan dari seseorang untuk mengurangi stres dan kepenatan yang Anda ambil untuk diri Anda sendiri.

Sindrom ini juga membuat Anda mempunyai kesulitan untuk menghargai orang lain. Maksudnya adalah ketika menjadi perempuan mandiri, Anda tidak mudah untuk dibuat terkesan. Sehingga jika ada seseorang yang melakukan sesuatu yang bisa Anda lakukan dengan sangat mudah, Anda tidak bisa menghargai dan menghormatinya. Wanita yang mempunyai sindrom ini juga biasanya sangat agresif saat bicara dengan pria. Tentunya hal itu bisa menjadi masalah saat wanita tersebut menjalin hubungan percintaan.

Dengan demikian bagi para perempuan perlu bisa membedakan konsep “Saya belajar untuk membuat diri saya bahagia” dengan “Saya tidak membutuhkan siapa pun”. Kedua konsep tersebut memiliki makna yang berbeda. Maka dari itu, sebaiknya para wanita tidak melewati batas dalam memaknai hal ini. Memang kita semua adalah perempuan yang tangguh. Kita bisa melakukan beberapa hal tanpa bantuan orang lain, tetapi bukankah membiarkan orang lain membantu kita termasuk dasar dari membangun sebuah hubungan yang baik? Hal terpenting adalah menjadi wanita mandiri artinya Anda dapat menyediakan kebutuhan Anda sendiri. Tidak hanya secara finansial tetapi juga emosional.


Referensi:
Delaine Moore. 2011. I Don’t Need A Man? Please!. Artikel. Huffingtonpost. http://www.huffingtonpost.ca/delaine-moore/i-dont-need-a-man-im-call_b_1002605.html
1Monthly Gift. 2016. What Does It Mean To Be An Independent Woman?. Artikel. The Brief: Monthly Gift. http://www.monthlygift.com/blog/featured/what-does-it-mean-to-be-an-independent-woman/
2Stephan Labossiere. Independent Woman Syndrome. Artikel. Stephan Speaks. https://www.stephanspeaks.com/independent-woman-syndrome/

Sumber Gambar:
https://thoughtcatalog.files.wordpress.com/2015/02/shutterstock_149278817.jpg?w=786&h=499

%d bloggers like this: