Semakin saya berusaha, semakin banyak keberuntungan yang saya miliki”

– Thomas Jefferson

Tidak terasa semester gasal akan berakhir, yang berarti Ujian Akhir Semester akan menghampiri. Salah satu hal yang ditakutkan oleh pelajar adalah melalui masa-masa ujian. Mungkin Anda pernah merasa tiba-tiba tidak mengingat apapun padahal yakin sudah mempelajari dan mengetahui jawaban dari pertanyaan yang ada. Rasanya pasti gemas pada diri sendiri, bukan? Apakah Anda sudah mulai mencuri haluan untuk belajar? Atau mungkin Anda salah satu tipe pelajar yang belajar dengan metode SKS (re: sistemkebutsemalam). Coba dipikirkan kembali pilihan ada untuk menjadi pejuang SKS.

Pastinya Anda menginginkan cara belajar yang efektif dan persiapan yang matang. Belajar dengan cara yang cerdas dapat menjadi pilihan Anda dalam menghadapi Ujian Akhir Semester mendatang. Yuk, cek kiat berikut ini untuk menghadapi ujian dengan belajar lebih cerdas.

  1. Bentuklah kelompok belajar

Temukanlah sebuah kelompok kecil yang menurut Anda cocok untuk diajak belajar bersama, memiliki target yang mirip dalam menghadapi ujian dan tentunya berkomitmen. Ajaklah pelajar lain yang Anda anggap lebih pintar dari Anda, tetapi jangan yang ‘terlalu’ pintar. Belajar bersama akan memotivasi Anda untuk belajar lebih banyak. Buatlah jadwal pertemuan dan materi apa yang akan dibahas. Ada baiknya setiap anggota memahami materinya masing-masing sesuai kesepakatan awal dan menjelaskan kepada temannya yang lain.

  1. Dimana sih harusnya belajar?

Pilihlah tempat belajar yang kondusif, yang memiliki sedikit distraktor. Biasanya perpustakaan menjadi tempat yang tepat untuk Anda yang ingin suasana yang tenang ketika belajar. Beberapa perpustakaan tingkat universitas bahkan menyediakan ruang diskusi atau ruang belajar mandiri untuk memfasilitasi mahasiswa yang ingin belajar sembari berdiskusi. Manfaatkanlah fasilitas yang telah disediakan dengan maksimal. Tempat lain pun dapat Anda pilih, seperti café yang menyedikan ruang khusus untuk belajar atau berdiskusi.

  1. Membuat Mind Mapping atau catatan kecil

Ini disesuaikan dengan tipe belajar Anda, ada beberapa orang yang lebih senang mempelajari dari tulisan-tulisan saja, ada yang lebih memilih belajar tulisan dan visual. Mengenali tipe belajar Anda menjadi kunci penting dalam menentukan pendekatan yang tepat bagi Anda untuk belajar. 

  1. Belajar dengan konsep mnemonic

Konsep ini sangat membantu untuk mengingat materi-materi hafalan. Konsep ini menggunakan metode berkaitan. Anda dapat membuat akronim versi Anda  atau sebuah cerita untuk memudahkan mengingat materi. Menarik bukan?

  1. Berlatih dengan mengerjakan soal-soal lama

Biasanya ujian tidak sepenuhnya adalah soal-soal baru. Kisi-kisi soal ujian terkadang diberikan oleh guru/dosen. Kerjakan dan bahaslah soal-soal terdahulu agar Anda lebih siap dalam menghadapi soal serupa dalam ujian nantinya. Anda juga dapat menerka-nerka jenis soal yang akan dikeluarkan dan tentunya Anda lebih siap dalam menghadapi soal serupa.

  1. Jangan hanya membaca, yuk tanya jawab!

Setelah Anda membaca materi yang akan diujikan, cobalah untuk menyuruh orang lain bertanya pada Anda. Boleh itu keluarga atau teman dalam kelompok belajar Anda. Bila bersama teman cobalah saling tanya jawab mengenai materi yang telah dibahas. Menjelaskan pada orang lain akan membuat Anda memiliki pemahaman yang lebih mendalam dalam materi tersebut1.

  1. Pilihlah waktu yang tepat untuk belajar

Belajarlah pada saat Anda berada dalam kondisi terbaik. Setiap orang memiliki pilihannya sendiri dalam menentukan waktu belajarnya, ada yang lebih memilih belajar di malam hari atau pula yang di pagi hari. Bila Anda merasa belajar pagi lebih menyegarkan, bangunlah lebih pagi, tidurnya lebih cepat. Bila Anda tipe yang senang belajar di malam hari, sediakan waktu beristirahat yang cukup sebelum memulai untuk belajar2.

  1. Istirahatlah dengan cukup

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan pelajar adalah menghabiskan waktu berjalam-jam tanpa istirahat untuk belajar. Padahal itu akan menurunkan stamina fisik  dan otak. Tentukan kapan harusnya Anda beristirahat, setiap 30 menitkah, atau 40 menit, atau mungkin setiap jam. Perbanyaklah minum air dan  melakukan peregangan setiap kali Anda beristirahat.

  1. Rapikan tempat belajar

Cobalah menata tempat belajar Anda senyaman mungkin, singkirkan barang-barang yang sekiranya tidak dibutuhkan. Berikan pencahayaan yang cukup saat Anda belajar. Tempat belajar yang rapi dan tertata akan membantu Anda lebih berkonsentrasi. Bila Anda senang mendengarkan musik, tidak ada salahnya belajar sambil mendengar musik.

  1. Lakukan sekarang!

Begitu Anda memiliki sebuah gagasan yang realistis tentang hal-hal yang ingin dikerjakan, Anda perlu menyadari untuk mengalokasi waktu yang cukup dalam melakukannya. Jangan dibiasakan untuk menunda-nunda.  Aturlah waktu Anda sebaik mungkin agar tidak merasa waktu Anda telah dicuri oleh kebiasaan Anda yang senang menunda.

“Orang yang memanfaatkan waktu dengan buruk adalah orang yang pertama kali mengeluh tentang betapa singkatnya waktu mereka.” – Jean De La Bruyere.


Sumber Data Tulisan (sertaan daftar pustaka atau footnote)

  • Williams, J.J., Lombrozo, T. &Rehder, B. (2010). Why does explaining help learning? Insight from an explanation impairment effect. http://cocosci.berkeley.edu/joseph/WilliamsLombrozoRehder.pdf
  • http://www.topuniversities.com/student-info/health-and-support/exam-preparation-ten-study-tips

Grohol, J. (2016). 10 Highly Effective Study Habits. Psych Central. Retrieved on November 15, 2016, from http://psychcentral.com/lib/top-10-most-effective-study-habits/

Fry, R. (2005). Belajar lebih cerdas, bukan lebih keras.Penerjemah: J.B. Titus Haridjati. Jakarta: PT Bhuana Ilmu Populer.

Feature Image Credit: http://blog.scoolist.com/exam-study-tips-university-students/

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

%d bloggers like this: