“Latihlah pikiran dan hatimu untuk melihat hal baik dalam segala sesuatu.”- Anonim

Kata Paranoid tidak asing di telinga Anda, bukan? Paranoid atau lebih akrab dikenal dengan kata ‘parno’ merupakan pemikiran atau perasaan yang cenderung negatif pada diri seseorang. Paranoid memiliki ciri seperti  adanya rasa curiga yang tidak wajar, ketakutan berlebihan, merasa dimanfaatkan atau dikhianati orang lain dan juga tidak percaya terhadap orang lain1.

Perlu Anda ketahui bahwa paranoid bukanlah sesuatu yang dapat dianggap remeh seperti bagaimana kita memahami kata ‘parno’ sehari-hari. Anda mungkin dapat dengan mudah menaruh kecurigaan pada orang lain. Lalu mencap itu sebagai ‘parno’, atau mendapati seseorang sedang khawatir terhadap sesuatu hal lalu Anda menyebutnya dengan hal yang sama. Memberikan label terhadap paranoid tidak semudah itu karena paranoid merupakan gangguan yang sangat kompleks dan bisa sangat menyakitkan bagi orang yang mengalaminya. Bahkan terkadang sangat sulit untuk mengungkapkan apa yang dipikirkan dan dirasakannya kepada orang lain.

Berdamai dengan sesuatu yang mengganggu bukanlah hal mudah. Anda yang mengalami paranoid tidak berusaha sendirian. Kami membantu menyediakan informasi untuk bersama mengatasi hal tersebut. Anda dapat mengaplikasikannya pada diri sendiri bahkan orang lain yang mungkin mengalami hal serupa. Yuk, mari kita simak!

  1. Lakukan Analisa Pribadi Setiap Hari

    Amati suatu peristiwa terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan untuk bertindak. Analisalah situasi, pikiran, perasaan atau emosi dan perilaku Anda.

    Ketika Anda marah karena sesuatu, segera tanyakan pada diri sendiri ‘Kenapa saya merasa marah?’. Lalu ketika Anda memikirkan suatu keputusan, tanyakan ‘Kenapa saya berpikir demikian?’ , ‘Apa dasar pemikiran saya?’.

    Melakukan analisa dapat membantu Anda membuat penilaian apakah itu fakta atau asumsi pribadi saja. Nantinya, meskipun paranoid muncul, Anda akan dapat menyikapinya dengan tepat. Hal ini dapat membantu Anda untuk tidak melakukan hal dengan gegabah. Mari aktif menganalisa!

  2. Leburkan Pikiran Negatif dengan Tulisan2

    Jika menganalisa cukup sulit, berikan waktu beberapa menit setiap harinya untuk menulis. Sebab ternyata menulis mampu menghambat kemunduran mental dan membuat otak lebih produktif, loh. Selain itu, meleburkan pikiran dengan menulis juga mampu memecahkan masalah lebih efektif, mengurangi stres bagi Anda yang mengalami paranoid bahkan dapat membantu mengklarifikasi pemikiran dan perasaan Anda. Hebat, bukan?

    Saat menulis Anda menjadi dapat merenungkan kembali suatu kenyataan dengan apa yang Anda pikirkan. Menulis membuat pikiran Anda lebih banyak bekerja dan sangat sibuk sehingga pikiran-pikiran negatif yang muncul akan teralihkan.

    Saat menulis, Anda juga dapat mengkaji kapan dan di mana biasanya paranoid muncul. Saat sendiri atau dengan orang lain, keadaan dan saat peristiwa apa. Semua hal tersebut berguna agar Anda lebih belajar menghadapi segala situasi terkait kemunculan paranoid tersebut.

  3. Berhenti Menghukum Diri Sendiri3

    Apakah Anda pernah berniat menghukum diri sendiri saat ‘paranoid’ muncul? Apakah pernah berpikir untuk melakukan hal-hal yang dapat merugikan nyawa Anda? Jika iya, mari renungkan kembali bahwa Anda memiliki hidup yang sangat berharga dan pikirkan orang lain yang berjuang untuk Anda saat ini.

    Paranoid memang hal berat, tetapi menghukum diri sendiri dengan cara menyakitkan akan membuat paranoid semakin menjelajahi pikiran Anda. Segera hubungi orang terdekat yang Anda percaya untuk menemani dan membantu Anda sampai keinginan negatif tersebut benar-benar dapat dikontrol. Segera pusatkan pikiran untuk melakukan kesibukan lain yang sudah Anda rencanakan.

  4. Berkonsultasi ke Psikolog5

    Berkonsultasi dengan ahli Psikologi mungkin belum menjadi budaya kita. Namun percayalah, konsultasi salah satu pilihan tepat! Psikolog merupakan orang yang lebih memahami dan mengetahui Paranoid yang Anda alami. Bersama ahlinya, Anda dapat berkonsultasi, menceritakan keluhan dan bertanya mengenai berbagai hal mengenai diri Anda. Psikolog dapat membantu menemukan pemicu paranoid di masa lalu, menyadari dan menemukan cara merespon paranoid yang muncul serta membantu meningkatkan self-esteem. Nantinya, Anda akan dihadapkan pada beberapa pertemuan yang dapat berkaitan dengan proses terapi. Hal tersebut tidaklah mudah, meskipun demikian tetaplah berpikir positif menjalaninya demi masa depan Anda dan orang yang Anda kasihi.

Berjuang bukanlah hal yang mudah. Kami memahami bagaimana Anda menghadapi hal tersebut setiap hari, setiap jam dan setiap menitnya. Tetap pacu semangat Anda untuk dapat memiliki hidup yang diinginkan, untuk mampu berdamai dengan paranoid. Bagi Anda orang terdekat, tetap dampingi dan dukung dengan empati. Mari bersama menjalani hari dengan pikiran dan perasaan yang tenang, nyaman dan ceria! Salam berpijar untuk negeri!

Sumber Data Tulisan

  • 1Informasi mengenai Paranoid : Kearney, C.A., & Trull, T.J. 2012. Abnormal Psychology and Life A Dimensional Approach. USA : Wadsworth.
  • 2Mengenai ‘Lakukan Analisa Pribadi Setiap Hari’ (http://tinybuddha.com/blog/7-ways-to-learn-from-your-negative-thoughts/)
  • 3Mengenai ‘Leburkan Pikiran Negatif Anda dengan Tulisan’ : The Health Benefits of Journaling (http://psychcentral.com/lib/the-health-benefits-of-journaling/)
  • 4Mengenai ‘ Stop Menghukum Diri Sendiri’ : Graves, A., Stopa, L., & Taylor, K.N. 2009. Strategic Cognition in Paranoia : The Use Of Thought Control Strategies in a Non-Clinical Population. Behavioral and Cognitive Psychotherapy, 37, 25 – 38. United Kingdom & http://www.wikihow.com/Deal-With-Your-Paranoia
  • 5Mengenai ‘Berkonsultasi ke Psikolog’ : http://www.ptsd.va.gov/public/treatment/therapy-med/treatment-ptsd.asp

Featured image credit: http://atnewlife.org/


Total
6
Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

%d bloggers like this: