Terkadang orang-orang yang tidak dibayangkan orang lain mampu melakukan apapun, termasuk melakukan hal-hal yang tidak dibayangkan orang lain.”

–Alan Turing

Film The Imitation Game, mengangkat kisah hidup seorang Alan Turing (diperankan oleh Benedict Cumberbatch). Pernahkah Anda mendengar nama Alan Turing sebelumnya? Dari namanya mungkin banyak yang tidak mengenal sosok ini. Padahal alat temuannya adalah cikal bakal barang yang saat ini sangat akrab dengan kehidupan kita, yakni omputer. Ya, Alan Turing adalah pencipta Mesin Turing, alat yang saat ini telah disempurnakan lalu kita sebut sebagai komputer.

Alan Turing adalah seorang matematikawan dan ahli pemecah teka teki asal Inggris. Tahun-tahun terakhir kehidupan Alan Turing berada di bawah naungan Perang Dunia II. Dua keahlian yang dimiliki Alan dimanfaatkan oleh militer Inggris untuk membantu memecahkan kode Enigma, mesin pengirim pesan antar tentara buatan Nazi Jerman. Alan lalu direkrut ke dalam sebuah kelompok yang diberi tugas untuk memecahkan kode-kode yang dikirimkan tentara Jerman bersama dengan para ahli lainnya.

Di dalam kelompok itu, Alan adalah sosok yang berbeda dari anggota yang lain. Ia lebih memilih menyendiri ketika anggota lain memilih untuk bersenang-senang. Ia lebih memilih benar-benar memfokuskan pikirannya untuk memecahkan kode dari Nazi Jerman sampai ia sanggup untuk tidak keluar ruangan dalam waktu yang lama.

Alan juga mengalami kesulitan untuk bekerja bersama kelompok ini, karena ia merasa banyak anggota dari tim itu yang kurang kompeten. Alan menyadari dirinya berbeda, tapi perbedaan yang dimiliki Alan justru sebenarnya membuat Alan memiliki kelebihan dibanding orang lain. Kecerdasan dan logika Alan yang tinggi membuat ia sulit untuk berada di lingkungan dimana orang sekitarnya tidak memiliki level kecerdasan yang sama dengannya. Hal ini juga yang membuat Alan dicela dan dikucilkan oleh teman-teman di masa sekolahnya.

Dikarenakan kesulitan kerja sama yang dialami, Alan lalu menulis surat pada atasannya dan menceritakan kesulitannya. Alan akhirnya diberi wewenang sebagai ketua kelompok itu dan pada saat itu Alan baru merasa nyaman bekerja karena teman temannya melakukan hal sesuai dengan yang ia kerjakan. Semua pekerjaan yang dilakukan bukan tanpa kegagalan. Setelah berbulan bekerja, akhirnya Alan bisa menciptakan sebuah alat yang mampu membaca pesan dari tentara Nazi Jerman yang berisi strategi perang. Berdasarkan sejarah, keberhasilan Alan dalam memecahkan pesan strategi perang antar tentara Jerman ini mempersingkat waktu perang hingga bertahun-tahun.

Di akhir film, Alan Turing dikisahkan menghabiskan masa-masa terakhir hidupnya hanya berada di rumah bersama mesin buatannya. Alan menjalani hukuman yang diberikan pemerintah Inggris karena ia seorang homoseksual. Hukum Inggris yang kala itu masih mengharamkan homoseksual, membuat Alan diberi hukuman suntikan rutin zat kimia ke dalam tubuhnya untuk mengganggu perkembangan hormon. Karena tekanan hidup yang berat dan kondisi tubuhnya yang kian melemah karena suntikan zat kimia, pada tahun 1954 Alan mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.

Film ini menekankan pada pesan bahwa tidak ada yang salah dengan menjadi pribadi yang berbeda. Alan Turing tetap menjadi dirinya sendiri meskipun ia berbeda dari kebanyakan orang baik dari segi penampilan maupun cara berpikirnya. Dengan caranya sendiri, Alan bisa membuktikan bahwa perbedaan yang ia miliki justru menjadi hal yang membuat dirinya bisa unggul dari orang lain.

Pesan yang sama disampaikan oleh Graham Moore, penulis screenplay film The Imitation Game, ketika ia menerima penghargaan Oscar untuk film The Imitation Game sebagai Adaptasi Screenplay Terbaik di tahun 2015. Berikut kutipan penutup pidato penerimaan penghargaan Graham:

“Alan Turing tidak pernah berkesempatan untuk berdiri di sebuah panggung dan menatap semua wajah-wajah ini seperti yang saya lakukan sekarang. Ini adalah hal paling tidak adil yang pernah saya temui. Dalam waktu yang singkat ini saya ingin mengatakan, saya pernah mencoba membunuh diri saya sendiri saat saya berusia 16 tahun karena saya merasa “aneh” dan berbeda. Saya merasa tidak pantas berada di tempat yang sekarang. Dan sekarang saya berdiri di sini, saya ingin mendedikasikan momen ini untuk anak anak di luar sana yang merasa aneh, merasa berbeda dan merasa mereka tidak pantas berada di tempat mereka sekarang. Kalian pantas. Percayalah, kalian pantas! Tetaplah menjadi aneh, tetaplah berbeda, dan ketika giliranmu berada di panggung ini, sampaikan pesan yang sama kepada banyak orang lain di luar sana. Terima kasih.”


Informasi Film

Judul               : The Imitation Game

Sutradara      : Morten Tyldum

Produser        : Nora Grossman, Ido Ostrowsky, Teddy Schwarzman

Aktor               : Benedict Cumberbatch, Keira Knightley, Matthew Goode

Rilis                 : 28 November 2014 (USA)

Distributor   : Studio Canal (UK), The Weinstein Company (USA)

Durasi             : 114 menit

Sumber Data Tulisan

http://www.imdb.com/title/tt2084970/?ref_=ttqt_qt_tt

Featured Image Credit: fanart.tv

%d bloggers like this: