‘Here’s to the Future because I’m done with the Past..’ – Anonymous’

Patah hati memang begitu menyakitkan. Tidak hanya kehilangan sebuah hubungan, tetapi juga kehilangan harapan yang dirancang untuk masa depan. Ketika sebuah komitmen berakhir, semuanya begitu mengecewakan. Rasa sakit bahkan akan lebih mendalam ketika kita mendapati ia sudah memiliki kekasih lagi dan kita masih saja memikirkan dirinya.

Patah hati tidak hanya membuat kita terluka secara psikis namun juga fisik.1 Tentu saja dapat berpengaruh negatif bagi aktivitas, hubungan dengan keluarga dan teman, bahkan bagaimana kita memandang diri sendiri. Kembali seperti dulu tanpa pasangan memang begitu sulit, namun penting bagi Anda untuk mengingatkan diri sendiri bahwa Anda juga berhak ‘hidup’ kembali!

Tak jarang kita mendengar kalimat, ‘Ayo dong, Move On!’. Ya, tentu mudah untuk mengatakannya, tapi kenyataannya tidak sesederhana itu. Untuk itu, artikel ini akan membantu Anda untuk segera move on dengan cara berikut

1. Belajar untuk berjiwa besar

Pada awalnya, sangat wajar jika Anda merasa bingung, marah dan kecewa akan semua hal dalam satu waktu. Semua hal terjadi begitu cepat, dimana kemarin Anda begitu istimewa, namun kini sebaliknya. Anda perlu menerima bahwa perpisahan merupakan proses hidup yang juga dirasakan setiap orang. Berhenti menyalahkan bahwa ‘patah hati’ lah yang membuat Anda tidak bergairah atas apapun! Perlu Anda ketahui bahwa ada satu hal yang paling kuat daripada rasa takut, yaitu memaafkan. Memaafkan akan menciptakan harapan yang membuat kita percaya bahwa akan datang sesuatu yang lebih baik.2 Jadikan pengalaman berharga tersebut untuk langkah menjalin hubungan di masa depan kelak.

2. Alihkan pikiran saat mengingat dirinya

Kenangan bersama dirinya merupakan bagian yang tidak akan mudah untuk dilupakan. Cobalah untuk tidak menghubunginya, berhenti penasaran dengan media sosialnya atau men-cek daftar obrolan Anda dengan dirinya. Hindari setiap obrolan menyangkut dirinya yang bisa membuat Anda semakin kaya infomasi dan semakin sulit menghadapinya. Dengarkanlah musik menyenangkan, menggambar, mulai menulis dan membaca buku humor untuk menyegarkan pikiran Anda. Bermeditasi selama 15 menit juga bisa Anda lakukan untuk membuat pikiran lebih rileks.3 Cara ini tentunya akan membuat langkah Anda semakin lebih baik.  

3. Cintai dirimu dengan berkarya dan bersosialisasi

Jangan coba-coba mengurung diri!4 Lakukan kegiatan baru dan berkaryalah untuk resolusimu di tahun ini. Mulai untuk bersosialisasi untuk memulai petualanganmu. Rutinitas yang padat dan mengasyikkan tidak akan memberikan celah bagi Anda untuk memikirkan dirinya. Kabar baiknya, Anda siap untuk menjadi diri sendiri lagi.

4. Membuka hati untuk orang lain

Ketika yang lain pergi, kita berharap akan datang seseorang yang mampu membuat hari-hari kita menjadi lebih istimewa. Membangun sebuah hubungan kembali memang tidak mudah, namun kita harus memberikan kesempatan pada diri kita untuk menemukan yang lebih baik, bukan? Ingat, bahwa sebuah hubungan adalah proses, jika berakhir, belajar untuk membangunnya kembali. Jatuh cinta akan memberikan efek yang besar bagi Anda. Anda menjadi lebih energik, percaya diri dan memiliki perasaan yang menyenangkan sepanjang waktu.5 Hm, semakin mudah untuk move on, kan?

Ketika Anda mulai menghadapi dan menerima semuanya, Anda akan menjadi pribadi yang merasa lebih baik dengan perasaan Anda sendiri. Jika dirinya saja sudah memiliki kebahagiaannya, Anda juga harus demikian. Jika orang lain juga mampu untuk bangkit, Anda juga bisa! Yuk, maju selangkah demi selangkah dan biarkan semuanya berlalu. Masih mau bilang move on itu tidak mungkin terjadi? Selamat mencoba!


Sumber Data Tulisan

1Dikutip dari : Healing For A Broken Heart (www.cindiechavez.com)

2Dikutip dari : https://psychcentral.com/blog/archieves/2010/02/14/12-ver-breakup

4Dikutip dari : Minding A Broken Heart (www.mindfulhub.com)

5Dikutip dari : The Breakup Cleanse (www.lovesicklove.com)

Sumber Gambar :

www.ourcognitio.com

Total
6
Shares
%d bloggers like this: