Yuk Bahas 5 Fakta dan Mitos Pertemanan!

“Tidak ada persahabatan yang sempurna di dunia ini. Yang ada hanya orang-orang yang berusaha sebisa mungkin untuk mempertahankannya” – Winna Effendi, Refrain

Terlahir sebagai makhluk sosial, menjadikan manusia makhluk yang bergantung satu sama lain. Membangun pertemanan menjadi suatu hal yang wajib dijalani sebagai bentuk nyata bahwa manusia memang makhluk sosial. Terkadang teman yang dekat dan datang kepada Anda silih berganti, bukan? Meskipun begitu, tak jarang juga ada yang berhasil membangun pertemanan bertahun-tahun. Menghabiskan waktu dengan teman dekat memang menghasilkan banyak cerita.

Menjalani hubungan pertemanan tentunya tidak selalu mulus. Pertemanan yang dekat atau akrab juga tidak hanya dimiliki perempuan, kini laki-laki pun mulai menunjukkan kedekatan dengan teman-temannya, yang dikenal dengan istilah bromance. Dibalik cerita pertemanan ternyata tersimpan banyak fakta dan mitos yang perlu Anda ketahui. Yuk, simak baik-baik yang perlu Anda ketahui tentang pertemanan!

1. Semakin Banyak Teman, Semakin Bahagia Hidupmu

Kualitas adalah yang terpenting dalam pertemanan, bukan kuantitas. Selain itu, kita harus realistis, kita hanya dapat mempertahankan persahabatan dengan beberapa teman terbaik saja dalam hidup ini. Penelitian baru yang diterbitkan dalam British Journal of Psychology menunjukkan bahwa salah satu hal yang membuat seseorang bahagia adalah kehidupan sosial yang baik.

Semakin sering Anda bersosialisasi dengan banyak teman semakin bahagia hidup Anda. Meskipun begitu, hasil tersebut tidak berlaku pada orang cerdas. Orang cerdas justru lebih memilih untuk memiliki sedikit teman dibanding memiliki banyak teman seperti kebanyakan orang. Bukan karena mereka tidak menghargai teman, tetapi yang terjadi justru sebaliknya. Ternyata, orang-orang cerdas justru lebih memikirkan hubungan sosial dengan makna yang dalam. Orang-orang cerdas lebih berfokus pada hubungan jangka panjang yang berkualitas1.

2. Pertemanan akan Memperpanjang Usia

Peneliti Australia melakukan riset mengenai pertemanan dalam Journal of Epidemiology and Community Health. Penelitian nmenyebutkan bahwa mereka yang memiliki pertemanan yang luas di saat muda, ketika berumur 70 tahun nanti mereka akan hidup 22% lebih lama ketimbang mereka yang memiliki sedikit teman pada masa mudanya. Mereka menyatakan bahwa teman-teman dapat mendorong orang untuk menjaga kesehatan mereka, dan membantu mengurangi perasaan depresi serta kecemasan di masa-masa sulit2.

3. Persahabatan Abadi

Fakta menunjukan jika seseorang memiliki persahabatan yang berusia lebih dari tujuh tahun, maka persahabatan itu akan kekal seumur hidup. Hal tersebut dibuktikan berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh sosiologis Belanda di Universitas Utrecht. Selain itu, dengan mengetahui apa yang tidak disukai oleh sahabat kita ternyata akan membuat persahabatan menjadi lebih lama.

4. Sahabat baik tidak akan mengecewakan Anda

Tidak dipungkiri, mungkin sebagian orang meyakini bahwa teman dekat tidak mungkin mengecewakan. Sayangnya, ungkapan itu mitos. Terkadang, seorang sahabat baik pun bisa mengecewakan Anda dan membuat Anda marah besar. Oleh karena itu, Anda jangan berpikir bahwa teman dekat/sebaya/sahabat Anda bisa selalu mengerti Anda dan memahami apa yang Anda pikirkan. Sebab terkadang yang bisa mengerti hati Anda, hanyalah Anda sendiri3.

5. Perempuan dan Laki-laki Tidak Bisa Berteman

Nah, mungkin ini menjadi salah satu pertanyaan Anda. Mungkin diantara kita pernah mendengar celetukan ‘laki-laki sama perempuan nggak bisa jadi teman baik’. Sebenarnya hal itu hanya mitos lho. Banyak pertemanan antara laki-laki dan perempuan yang berlangsung langgeng, tanpa melibatkan perasaan romantis. Jadi, keinginan untuk membentuk sebuah persahabatan bukanlah hal eksklusif yang hanya dimiliki perempuan4. Meskipun begitu, tak sedikit pula yang pada akhirnya ada yang menaruh hati.

Penelitian dari University of Wisconsin menyebutkan bahwa kaum adam lebih cenderung akan jatuh cinta terhadap sahabat perempuan mereka. Mereka akan selalu berpendapat bahwa sahabat perempuannya itu akan menganggapnya lebih dari sekadar sahabat5. Pertemanan lawan jenis ini akan bertahan lama bila keduanya sudah memahami posisinya masing-masing tentunya.

Setelah membahas lima hal yang sering dikaitkan dengan pertemanan, kita mengetahui bahwa tidak ada pertemanan yang sempurna tanpa konflik di dunia ini. Meskipun begitu, untuk meminimalisir konflik bisa berupa dengan Anda berusaha mengenal teman Anda. Semakin Anda mengenal teman Anda, semakin Anda memahami teman Anda. Ayo luangkan waktu Anda bersama teman agar lebih saling mengenal!


Sumber Data Tulisan

Sumber Gambar: dokumentasi pribadi

%d bloggers like this: