“Tertawa dan tidur yang berkualitas merupakan salah satu obat mujarab hidup bahagia.” – Pepatah Irlandia

Apakah Anda pernah merasakan tidur namun setelah terbangun badan Anda merasa tidak segar? Bisa jadi Anda telah mengalami gangguan tidur. Lalu apa gangguan tidur itu?

Gangguan tidur  merupakan  suatu  kumpulan  kondisi  yang  dicirikan  dengan adanya  gangguan   dalam   jumlah,   kualitas,   atau   waktu   tidur   pada   seorang individu. Pada umumnya gangguan tidur terbagi menjadi dua, disomnia dan parasomnia1.

DISOMNIA

Disomnia ditandai dengan gangguan pada jumlah, kualitas, dan waktu tidur. Disomnia sendiri terbagi lagi dalam banyak jenis, yaitu insomnia, hipersomnia, narkolepsi, gangguan tidur yang berhubungan dengan pernapasan (seperti sleep apnea atau mendengkur), gangguan ritmik sirkadian tidur, dan disomnia yang tidak dapat diklasifikasikan2.

  1. Insomnia. Yaitu kondisi saat seseorang mengalami kesulitan untuk tidur atau tidak bisa tidur cukup lama sesuai dengan waktu yang dibutuhkan tubuh, meski dia memiliki kesempatan untuk melakukannya. Gejala yang dirasakan dari insomnia yang paling umum meliputi kesulitan tidur atau sering terbangun di malam hari atau dini hari. Selain itu ada beberapa gejala umum lainnya, seperti suasana hati yang mudah berubah, sulit berkonsentrasi di siang hari, dan kerap merasa kelelahan3.
  2. Hipersomnia. Ini adalah kondisi ketika seseorang tidur secara berlebihan atau mengalami kesulitan untuk tetap terjaga pada siang hari. Orang yang mengalami kondisi ini bisa tertidur kapan saja, baik saat bekerja, atau saat mengemudi. Selain itu, mereka akan mengalami kekurangan energi dan kesulitan untuk berkonsentrasi3.
  3. Narkolepsi. Kondisi ini melibatkan kelainan pada saraf yang mempengaruhi kendali seseorang tentang waktu tidur dan bangun. Orang yang mengalami narkolepsi akan mengalami gejala-gejala: 1) Merasa mengantuk pada siang hari. 2) Halusinasi, yaitu kondisi ketika seseorang mengalami khayalan yang terasa jelas dan bisa menakutkan. 3) Kelumpuhan tidur, yaitu kondisi ketika terjadi ketidakmampuan untuk bergerak atau bicara saat hampir tertidur atau sedang bangun dari tidur. Kelumpuhan ini berlangsung selama beberapa menit. 4) Kelemahan otot secara tiba-tiba dan ketidakmampuan mengendalikan otot tubuh3.
  4. Gangguan Pernapasan Saat Tidur atau Sleep Apnea. Yaitu kondisi terganggunya pernapasan karena dinding tenggorokan yang mengalami relaksasi dan menyempit ketika kita sedang tertidur3.
  5. Mendengkur atau Snoring. Kondisi ini muncul ketika aliran udara melalui hidung dan mulut terganggu. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai alasan, seperti: saluran hidung yang terganggu, massa otot yang buruk di bagian tenggorokan dan lidah, langit-langit mulut terlalu lunak, dan jaringan tenggorokan terlalu tebal3.
  6. Sindrom Kaki Gelisah. Kondisi ini ditandai dengan munculnya keinginan yang tidak bisa dijelaskan untuk menggerakkan kaki, terkadang disertai dengan sensasi kesemutan3.

PARASOMNIA

Adapun parasomnia dikaitkan dengan perilaku tidur atau peristiwa fisiologis yang terkait dengan tidur, stadium tidur tertentu, atau perpindahan tidur bangun. Parasomnia terdiri dari gangguan mimpi buruk, gangguan teror tidur, mengigau, atau berjalan saat tidur (sleep walking)2.

Gangguan tidur parasomnia adalah kondisi yang muncul akibat seseorang mengalami tidur gerak mata cepat atau tidur Rapid Eye Movement (REM). Berikut beberapa bentuk dari parasomnia:

  1. Mimpi buruk. Mimpi buruk bisa disebabkan oleh banyak hal, misalnya sakit, rasa cemas, efek negatif dari obat-obatan, kehilangan orang yang disayangi, dan lain-lainnya3.
  2. Tidur berjalan (sleep walking). Ini adalah kondisi ketika seseorang akan berdiri dan berjalan selagi mereka tertidur. Pada kebanyakan kasus, tidur berjalan terjadi pada anak-anak di usia 4-8 tahun, tetapi bisa juga terjadi pada orang dewasa. Mata seseorang yang tidur berjalan seringkali terlihat terbuka. Jika ditanya, ia mungkin akan merespons dengan lambat atau tidak merespons sama sekali. Kondisi ini dapat disebabkan oleh jam tidur yang kacau, stres, mabuk, atau karena mengonsumsi obat-obatan penenang3.
  3. Lumpuh tidur atau ketindihan (sleep paralysis). Ini adalah kondisi seseorang yang terbangun atau sadar, tapi tidak bisa bergerak, biasanya muncul ketika seseorang sedang berada pada fase antara bangun dan tidur3.
  4. Menggeretakkan gigi. Yaitu kondisi seseorang yang suka menggeretakkan gigi atau menggenggamkan gigi ketika tertidur. Hal ini umum terjadi. Penyebab orang menggeretakkan gigi tidak diketahui, tapi risiko kondisi ini meningkat jika orang mengalami situasi yang melelahkan, hilang atau copotnya gigi, dan karena gigitan yang aneh. Pelindung gigi bisa digunakan untuk mencegah kondisi ini3.
  5. Mengompol. Kondisi seseorang, terutama anak-anak, yang tidak bisa menahan buang air kecil pada malam hari. Mengompol yang terjadi pada orang dewasa umumnya disebabkan oleh infeksi saluran kencing, diabetes, gangguan saraf, gangguan emosi, kelainan struktur tubuh3.

Apa Dampak Gangguan Tidur?

Dampak dari gangguan tidur pada aspek mood, meliputi, mood yang berubah-ubah dan kendali emosi yang buruk. Dampak pada fungsi kognitif, seperti perhatian dan konsentrasi yang berkurang, waktu reaksi yang melambat, kewaspadaan    yang    berkurang, penurunan    fungsi    eksekutif (pengambilan keputusan, penyelesaian  masalah),  gangguan  pembelajaran,  dan  prestasi  belajar yang  buruk.  Sedangkan dampak gangguan tidur pada aspek  perilaku, meliputi hiperaktivitas,   ketidakpatuhan,   perilaku   membangkang,   kendali   impuls   yang buruk, peningkatan keinginan untuk mengambil risiko. Gangguan tidur juga dapat berdampak pada kehidupan berkeluarga, seperti efek negatif pada orang tua, stress keluarga, gangguan dalam pernikahan, serta masalah sosial lainnya2.


Sumber Data Tulisan

  1. http://www.webmd.com/sleep-disorders/guide/sleep-disorders-symptoms-types
  2. http://mitrakeluarga.com/kemayoran/gangguan-tidur/
  3. http://www.alodokter.com/gangguan-tidur

Featured Image Credit: 
http://www.activebeat.com/wp-content/uploads/2013/08/sleeping-in1-580×360.jpg?cus_referrer=https%3A%2F%2Fwww.google.com%2F

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

%d bloggers like this: