Zoofobia: Takut Hewan? Kenali dan Hadapi dengan 5 Langkah Ini

“Hewan merupakan teman yang menyenangkan. Mereka tidak mengajukan pertanyaan, mereka juga tidak memberikan kritik” – George Elliot

“Saya memiliki ketakutan berlebihan terhadap semua hewan. Saya takut bila ada hewan di dekat saya. Saya juga merasa cemas bahkan hanya melihat gambarnya saja membuat saya tidak nyaman. Apa yang harus saya lakukan untuk mengatasinya?”

Curhatan di atas merupakan satu dari sekian banyak orang yang memiliki ketakutan terhadap hewan. Ketakutan yang berlebihan terhadap hewan ini disebut juga dengan istilah zoofobia. Zoofobia umumnya terjadi pada anak kecil dan tak jarang ketakutan ini berlanjut hingga dewasa. Berbagai penyebab ketakutan ini berawal dari trauma seperti pernah diserang oleh hewan dan pernah ditakut-takuti.

Gejala umum yang terjadi yaitu menghindari situasi yang memungkinkan orang tersebut bertemu dengan hewan yang ditakuti. Apabila orang tersebut bertemu dan melihat hewan yang ditakuti maka reaksi yang muncul bisa berupa panik, cemas, histeris, menangis, perubahan pada tekanan darah dan detak jantung, pusing, mual, kesulitan bernapas, serta keinginan untuk melarikan diri ketika melihat hewan yang ditakuti.

Padahal berdasarkan penelitian, interaksi dengan hewan dapat memicu hormon oksitosin yang merupakan hormon pemberi efek nyaman, mengurangi stres serta merupakan hormon kasih sayang. Lantas bagaimana cara menangani fobia ini? Berikut beberapa kiat yang bisa Anda terapkan.

Lihatlah gambar hewan yang Anda takuti
Anda bisa memulai dengan melihat gambar kartun hewan yang Anda takuti. Jika Anda takut cacing, Anda bisa mencari gambar kartun cacing di internet. Jika Anda sudah terbiasa dengan gambar kartun, berikutnya Anda bisa mencoba untuk melihat gambar aslinya. Tidak mudah memang, Anda pasti merasa geli ketika melihatnya. Namun ini yang harus Anda lakukan pertama kali jika Anda ingin menurunkan kecemasan Anda terhadap hewan. Bila perlu Anda cetak gambar tersebut dan Anda tempel di kamar Anda!

Tonton video
Anda bisa menonton video mengenai hewan yang Anda takuti lewat video. Anda bisa mengamati perilakunya, wujudnya, dan gerakannya. Bagaimana perasaan Anda saat menonton video tersebut? Apakah semakin cemas? Jika Anda masih merasa cemas maka Anda perlu untuk membiasakan menonton video tersebut. Bila Anda sudah mulai terbiasa dan menganggap bahwa melihatnya tidak memberikan efek apapun untuk Anda, Anda bisa melihatnya secara langsung untuk langkah selanjutnya.

Buatlah metode kreatif
Pemilihan metode yang kreatif akan sangat membantu dalam proses penanganan fobia terutama pada anak-anak. Sangat efektif sebagai sarana terapi pola pikir dan perilaku untuk anak. Dalam mendesain metode kreatif ini yang perlu diperhatikan adalah kesesuaian dengan tahap usia anak tersebut. Anda bisa memberi boneka hewan yang ditakuti oleh anak-anak atau bermain permainan kartu berbagai jenis hewan. Awalnya anak akan bereaksi dengan berteriak, merasa jijik dan melempar mainan tersebut. Cobalah untuk pelan-pelan memintanya untuk menyentuh, memegang, dan membawanya. Maka anak akan mulai terbiasa dan tidak merasa takut lagi.

Ubah pikiran negatif menjadi pikiran positif
Mungkin sebagian dari Anda ada yang takut terhadap anjing dan setiap Anda melihat anjing di jalan, maka yang ada di pikiran Anda anjing itu akan mengejar dan menyerang Anda. Padahal hewan yang Anda takuti tersebut malah tidak menunjukkan reaksi apapun ketika melihat Anda. Bisa saja anjing tersebut mendekati Anda karena penasaran dengan Anda namun Anda sudah terlanjur takut dan lari saat hewan tersebut mendekat. Memang Anda pasti punya alasan tersendiri mengenai ketakutan Anda terhadap hewan tertentu, seperti trauma misalnya. Namun tidak semua hewan semenakutkan seperti apa yang Anda bayangkan.

Hadapi hewan tersebut secara langsung!
Ini yang paling membuat jantung berdebar dan membuat siapapun akan merasa cemas dan merinding ketika melihat hewan yang ditakuti secara langsung. Pertama cobalah untuk melihat hewan ini dari jarak jauh sampai Anda terbiasa dan merasa nyaman. Perlahan cobalah untuk mendekati hewan tersebut sedikit lebih dekat sampai hanya berjarak beberapa langkah. Jika Anda sudah merasa nyaman kali ini cobalah sentuh. Untuk kali ini terserah Anda mau melakukannya atau tidak. Misal jika Anda takut kucing, cobalah menyentuh kucing tersebut. Setelah Anda bisa menyentuh, Anda bisa mengelusnya dan kemudian Anda bisa menggendongnya.

Nah Anda jadi mulai terbiasa untuk menghadapi hewan yang Anda takuti bukan?


Referensi:
1Zoophobia. Artikel. https://www.medigoo.com/articles/zoophobia/
2Nindita, P.T.C., & Ihsan, M. Sarana Bantu Terapi Kognitif Perilaku untuk Anak Penderita Zoophobia. Jurnal Tingkat Sarjana Senirupa dan Desain No.1, Program Studi Sarjana Desain Produk, Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB

Sumber Gambar:
http://www.soompi.com

%d bloggers like this: