Anak Anda Kecanduan Gadget? Coba Cara Berikut Ini!

Anak-anak menutup telinganya dari nasihat, tetapi membuka matanya terhadap teladan yang ada.

Di era modern ini, segala sesuatu tidak terlepas dari peralatan eletronik (gadget). Bekerja menggunakan komputer, berkomunikasi menggunakan telepon, dan sebagainya. Apalagi dengan munculnya smartphone, berbagai macam kegiatan dapat dilakukan dalam satu genggaman. Pada dasarnya, gadget memang dibuat untuk memudahkan pekerjaan seseorang.

Anak-anak pun tak sedikit yang sudah memegang gadget layaknya orang dewasa. Kaiser Family Foundation menemukan bahwa anak-anak muda Amerika (usia 8-18 tahun) menghabiskan setiap menitnya—selain di sekolah—untuk menggunakan smartphone, komputer, televisi, dan peralatan elektronik lainnya[1]. Akan tetapi, anak-anak yang sudah dikenalkan dengan gadget sedari kecil cenderung menimbulkan berbagai masalah. Di antaranya ialah kecanduan, malas bersosialisasi, dan bersikap hiperaktif[2]. Lalu, kalau anak-anak kita sudah terlanjur kecanduan gadget, bagaimana mengatasinya? Coba cara-cara berikut ini!

  1. Hindari menggunakan gadget di depan anak

Anak-anak adalah peniru ulung. Perilaku mereka merupakan bentuk dari hasil meniru orang-orang di sekitarnya, terutama orang tuanya. Apabila seorang anak sering melihat orang tuanya asik dengan gadgetnya, secara otomatis ia akan menganggap bahwa itu merupakan suatu kegiatan yang menyenangkan dan ingin melakukan hal yang serupa. Karena itu, usahakan untuk tidak banyak menggunakan gadget di depan anak dan maksimalkan waktu bersamanya dengan melakukan interaksi langsung dan melakukan kegiatan bersama. Dengan begitu, definisi menyenangkan bagi anak akan bergeser dari gadgetnya.

  1. Ajak anak ke luar dan berinteraksi dengan alam

Di era modern ini, orang-orang semakin jarang berinteraksi dengan alam, terutama bagi yang tinggal di daerah perkotaan. Selain karena keterbatasan lahan, kesibukan dan kekhawatiran orang tuanya juga menjadi faktor utama. “Kita tidak punya waktu.” “Kamu harus berangkat kursus.” “Jangan kotor-kotoran.” “Di luar terlalu berbahaya.” Kalimat-kalimat larangan yang dikeluarkan dari orang tua pun menanamkan pesan pada anak-anak bahwa mereka tidak seharusnya bermain di luar dan harus tinggal di dalam rumah. Padahal itu membuat mereka cenderung mencari hiburan lain melalui gadget yang menyebabkan kecanduan.

Padahal, banyak permainan menyenangkan bagi anak yang dapat dilakukan di ruang terbuka. Misalnya dengan berkebun, menangkap serangga, camping, dan sebagainya. Tidak hanya menyenangkan, itu juga memberikan pelajaran bagi anak dan menjadi stimulus yang memicu kecerdasan dan kreativitas anak. Sebuah penelitian di Denmark baru-baru ini melakukan penelitian yang hasilnya menunjukkan bahwa anak-anak yang lebih sering bermain di alam dan ruang terbuka lebih waspada, memiliki gerak motorik yang lebih baik, dan lebih kreatif[3].

  1. Berikan permainan alternatif

Anak sulit lepas dari gadgetnya karena mereka menemukan suatu permainan yang menyenangkan di dalamnya. Maka, untuk mengalihkan perhatiannya dari gadget, orang tua harus mempu menemukan permainan lain yang tidak berkaitan dengan elektronik. Misalnya, permainan menyusun benda seperti lego. Ini tidak hanya memberikan kesibukan dan rasa penasaran bagi anak, sebagaimana permainan pada gadget, tetapi juga merangsang pola pikir dan kreativitasnya.

  1. Ajari anak membuat mainan sendiri

Selain memberikan permaianan alternatif, membuat mainan sendiri dapat menjadi pilihan yang tidak kalah menyenangkan. Walaupun kurang praktis dan butuh waktu lama, anak-anak jadi memiliki kesibukan yang produktif. Ajari dan buat anak merasa bahwa membuat mainan sendiri adalah hal yang seru. Tunjukkan kepuasan ketika mainan yang dibuat sudah jadi dengan memainkannya bersama-sama. Jangan lupa ucapkan kalimat-kalimat pujian sebagai hadiah dan motivasi untuk ke depannya.

  1. Ceritakan tentang masa kecil Anda yang menyenangkan tanpa gadget

Lebih dari 20 tahun yang lalu, belum ada kecanggihan teknologi seperti sekarang ini. Anak-anak pada zaman itu pun lebih banyak bermain di luar seperti sepak bola, petak umpet, gala asin, dan permainan tradisional lainnya. Meskipun tanpa gadget, kita menjalani masa kecil dengan menyenangkan. Coba ceritakan keseruan-keseruan tersebut kepada anak-anak Anda. Tentang bagaimana dulu Anda bermain di sawah, memanjat pohon, membuat mobil-mobilan sendiri, dan sebagainya. Anak-anak akan merasa penasaran dengan itu semua. Lalu, cobalah mengajak mereka melakukannya.

Memang tidak mudah mengajak anak lepas dari gadget. Butuh waktu yang lama dan ketekunan dari orang tua. Yang penting adalah kesabaran dan konsistensi. Jadi, sudah siap mengajak anak Anda lebih banyak berkreasi tanpa gadget?


Sumber Data Tulisan

[1]http://kff.org/other/event/generation-m2-media-in-the-lives-of/

[2]http://2machines.com/181304/

[3]http://www.mykidsadventures.com/electronic-addiction-kids/

Sumber lainnya:

https://jalantikus.com/tips/kecanduan-gadget-anak/

Featured Image Credit: artikelbunda.com

Let others know the importance of mental health !

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*