Penghargaan dan Kebutuhan Dasar Manusia

Sebagai manusia, kita memiliki kebutuhan-kebutuhan dasar yang kita perlukan untuk mempertahankan keseimbangan kesehatan fisik dan psikologis. Dalam teorinya, manusia memiliki kebutuhan sesuai dengan hirarkinya, yaitu kebutuhan fisiologis, kebutuhan akan rasa aman, nyaman dan tentram, kebutuhan untuk dicintai dan disayangi, kebutuhan untuk dihargai, serta kebutuhan untuk aktualisasi diri. Dalam praktiknya, kita semua akan merasakan kenikmatan suatu kebutuhan setelah memenuhi kebutuhan sebelumnya. Misalnya, ketika kita telah mampu memenuhi kebutuhan fisiologis, rasa aman dan dicintai maka seringkali kita merasa butuh untuk diterima dan dihargai.

Bagaimana sebenarnya kebutuhan manusia dalam hal penghargaan?

Hirarki Maslow seringkali ditampilkan dalam bentuk piramida. Tingkat terendah piramida terdiri dari kebutuhan paling dasar, sedangkan kebutuhan paling kompleks berada di jajaran atas piramida. Kebutuhan di dasar piramida adalah kebutuhan-kebutuhan fisik dasar termasuk kebutuhan makanan, air, tidur, dan kehangatan. Setelah kebutuhan pada tingkatan yang paling rendah ini dipenuhi, orang dapat beralih ke tingkat kebutuhan berikutnya (di atasnya).

Pada tingkat keempat dalam hierarki Maslow adalah kebutuhan untuk penghargaan dan rasa hormat. Kebutuhan terhadap penghargaan berperan dalam memotivasi perilaku seseorang. Pada titik ini, orang-orang menjadi semakin membutuhkan rasa hormat dan penghargaan dari orang lain. Orang-orang memiliki kebutuhan untuk mencapai hal-hal dalam hidupnya, kemudian mereka butuh usaha tersebut diakui. Penghargaan menurut Abraham Maslow dikategorikan menjadi dua pada setiap individu, yaitu penghargaan terhadap diri sendiri (harga diri) dan penghargaan dari orang lain.

  • HARGA DIRI adalah penilaian diri terhadap hasil yang dicapaidengan analisis, sejauh mana pencapaian tersebut memenuhi ideal diri. Sederhananya, apabila seseorang sukses dalam mencapai apa yang ingin dicapainya maka ia akan cenderung memiliki harga diri yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan seseorang yang belum mencapai atau gagal dalam mencapai apa yang ingin dicapainya dalam hidup. Ia akan cenderung memiliki harga diri yang rendah. Harga diri ini meliputi kebutuhan akan kekuatan, kepercayaan diri, kompetensi, penguasaan terhadap suatu bidang, kecukupan, prestasi, kemandirian dan kebebasan. Semua itu dapat dicapai apabila seseorang telah memenuhi kebutuhan akan harga diri yang meliputi, menghargai diri sendiri, menghargai orang lain, dihargai orang lain, memiliki kebebasan yang mandiri dan dikenal dan diakui oleh lingkungannya.
  • PENGHARGAAN DARI ORANG LAIN meliputi prestis, status, pengakuan, penerimaan, perhatian, kedudukan, nama baik serta ketenaran. Penghargaan ini akan sangat diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat karena seseorang dalam suatu lingkup sosial cenderung membutuhkan penghormatan dari orang lain. Selain itu, dengan adanya penghargaan dari orang lain maka, seseorang akan menjadi lebih kreatif, mandiri, percaya diri dan juga lebih produktif. Sebagai contoh, apabila seorang karyawan diapresiasi dalam rangka kinerjanya yang begitu memukau dengan promosi jabatan, maka ia akan cenderung lebih termotivasi, produktif menjadi lebih baik dan percaya diri terhadap pekerjaaan dan tantangan kedepannya.

Penghargaan yang datang dari orang lain terhadap diri kita nilainya bervariasi. Hal itu tergantung pada siapa yang memberikan penghargaan. Ini menyangkut tentang status, kedudukan, nama baik dan ketenaran yang didapatkan dari penghargaan tersebut. Apabila kita memiliki penghormatan yang tinggi terhadap seseorang yang menghargai kita, maka kita akan merasakan bahwa penghargaan darinya terasa sangat bernilai dibandingkan apabila penghargaan tersebut berasal dari orang yang tidak terlalu kita kenal, maka penghargaan yang ia berikan akan berbeda nilanya. Misalnya, ketika kita baru saja membeli baju baru dan mengenakannya pada makan malam bersama pasangan dan kemudian pasangan mengapresiasi tampilan kita yang memukau. Maka, kita akan merasa apresiasi itu sangat bernilai dibandingkan dengan apresiasi yang sama yang diberikan dari seseorang yang baru saja kita temui di tempat makan sebelum makan malam. Penghargaan keduanya akan sangat berbeda dari segi nilainya.

Penghargaan dan Penghormatan Tidak Selalu Meningkatkan Kepercayaan Diri

Seseorang memang membutuhkan penghargaan entah berupa ketenaran, pengakuan, penerimaan, atau penghormatan atas apa yang dilakukannya dalam hidup. Dengan begitu maka orang tersebut akan lebih termotivasi, percaya diri, memiliki harga diri tinggi, mandiri serta kreatif. Namun, ternyata hal itu tidak selalu berlaku. Pada orang-orang dengan kepercayaan diri rendah atau inferiority complex (senantiasa merasa inferior) akan selalu membutuhkan penghormatan dari orang lain. Ia seakan-akan selalu haus akan kejayaan dan ketenaran. Begitu juga dengan harga diri yang tinggi tidak selamanya bisa membuat kita terhindar dari stres, kecemasan, atau depresi.

***

Sebagai manusia dalam memenuhi kebutuhan dasar yaitu penghargaan, kita tentu menginginkan pengakuan, penerimaan, peghormatan dari orang lain sehingga kejayaan, ketenaran, status dan kedudukan bisa didapatkan. Namun, hidup bukan hanya tentang bagaimana kita sebagai manusia terus mendapatkan bentuk penghargaan tersebut. Ada hal yang lebih penting yaitu bagaimana kita bisa memiliki keyakinan dan kepercayaan terhadap diri dengan cara menghargai, menerima dan respek terhadap diri kita secara utuh.

Mencari penghargaan dan penghormatan dari orang lain itu adalah hal yang wajar karena penghargaan adalah kebutuhan. Namun, dengan tidak melupakan hal yang terpenting yaitu bagaimana kita menghargai dan menghormati diri kita sendiri. Menghargai dan menghormati diri sendiri sehingga kita mampu menjadi pribadi yang tangguh dan dapat mengembangkan potensi-potensi yang ada dalam diri.

Di sisi lain, sudah saatnya kita sebagai bagian dari masyarakat baik itu sebagai orang tua, masyarakat, maupun lembaga sama-sama berperan penting dalam memenuhi kebutuhan akan penghargaan. Ada baiknya bagi kita untuk memberikan penghargaan terutama pada anak yang masih dalam masa perkembangan karakternya. Maka dari itu, penting bagi setiap individu dalam bermasyarakat untuk terbiasa dalam memberikan penghargaan dan apresiasi yang baik kepada orang lain. Budaya seperti ini layak untuk dibangun agar kita semua turut mengembangkan potensi orang-orang di sekitar kita.


Sumber gambar: www.unsplash.com

Let others know the importance of mental health !
Total
14
Shares