Yang Harus Dilakukan Saat Kamu Mengalami Depresi

Sebagai seseorang yang pernah mengalami depresi, saya menyadari bahwa tidak semua orang memiliki priviledge untuk mengakses layanan kesehatan mental. Pun tidak semua orang tahu apa itu kesehatan mental. Cukup banyak orang yang depresi tetapi tidak menyadari kondisinya bahwa ia mengalami depresi. Ada juga kasus di mana seseorang menyadari bahwa ia sedang mengalami depresi namun tak tahu harus melakukan apa.

Untuk kalian yang sudah merasakan gejala kesedihan yang terus berlanjut disertai dengan beberapa indikasi depresi klinis selama dua minggu, maka ada baiknya mulai memberi waktu kepada diri sendiri untuk berhenti sejenak dan memikirkan cara untuk keluar dari lubang depresi.

Berikut adalah hal yang dapat kamu lakukan jika kamu merasa memiliki gejala depresi klinis:

  1. Beri waktu untuk diri sendiri

Kadang depresi berhubungan dengan burn out atau terlalu banyak pekerjaan dan aktivitas. Memberikan libur sehari, dua hari atau bahkan seminggu baik bagi kesehatan mental.

Di tengah dunia yang super sibuk ini, otak kita tidak pernah berhenti bersitirahat. Padahal, sesekali membiarkan diri kita tidak melakukan apa-apa adalah hal yang sangat penting.

Lakukan hobi, meditasi, yoga, olaharga, membaca cerbung, berdoa, mewarnai adult colouring book atau mengunjungi tempat wisata, pusat spiritual, dan aktivitas lainnya. Memanjakan diri bukanlah sebuah dosa, terlebih lagi di zaman yang penuh dengan tuntutan hidup.

Tanyakan kepada diri sendiri,

“Kapan terakhir kali saya melakukan aktivitas yang menyenangkan?”

“Kapan saya terakhir kali melakukan hobi saya?”

“Kapan saya terakhir kali tertawa?”

Jika sudah memberi waktu istirahat kepada diri sendiri, namun masih saja mengalami kesedihan dan gejala-gejala depresi klinis yang lain. Saatnya mengambil langkah yang lebih serius dengan mengunjungi psikolog.

  1. Rutinkan olahraga

Mungkin kita sudah muak dengan ajakan ini. Namun olahraga memang merupakan cara ampuh untuk meningkatkan mood kita. Olahraga tidak hanya terkait aspek fisik, namun juga aspek psikologis. Dengan melakukan olahraga, kita menjadi lebih bersemangat dan kualitas tidur lebih baik.

Ketika depresi, mudah sekali kita menganggap diri ini sebagai sosok yang tidak berguna dan tidak mampu menyelesaikan apa-apa. Dengan berolahraga, kita mendapatkan sense of achievement. Peluh menjadi bukti bahwa kita bisa melakukan sesuatu. Akhirnya, kita pun merasa puas terhadap diri kita dan bersemangat untuk mengerjakan hal-hal lainnya.

  1. Perbaiki pola konsumsi

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa kondisi psikologis dapat mempengaruhi pola makan. Depresi dapat menjadikan kita makan berlebihan atau sangat jarang makan. Maka dari itu, kita perlu sadar akan perubahan pola makan kita dan kembalikanlah seperti biasanya.

Selain itu, sudah banyak studi yang menunjukan bahwa memakan makanan sehat dapat meningkatkan mood kita. Sebagai contoh, mengonsumsi karbohidrat kompleks seperti, gandum utuh, kacang-kacangan dan sayuran, dapat membuat mood kita membaik dan stabil. Sebaliknya, karbohidrat sederhana seperti, soda dan kue akan membuat mood kita naik sesaat, namun turun lagi dengan kilat.

Ada banyak sekali makanan yang dapat membantu kita melawan depresi. Dua hal yang paling utama adalah konsumsi omega 3 da yogurt. Omega 3 dapat memulihkan sebagian fungsi otak kita yang menyusut akibat depresi. Sedangkan yogurt dapat membantu kita untuk memaksimalkan gut-brain axis yang berhubungan dengan depresi.

  1. Cerita kepada yang kamu percaya

Jika mengunjungi psikolog masih terasa asing dan janggal, maka kamu bisa menceritakan kesedihanmu kepada teman yang kamu percaya. Cari teman yang kira-kira bisa sangat memahami kamu tanpa memberikan judgment bahwa kamu kurang bersyukur. Cari teman yang sekiranya akan mendengarkan kamu setulus hati.

Jika orang yang kamu percaya mengeluarkan statement-statement yang menyakitkan, Cobalah pahami bahwa dia tidak pernah mengalami depresi. Berhenti cerita padanya dan tidak perlu berdebat dengannya atau menyalahkan dia karena tidak mau paham.

  1. Pelajari lebih dalam mengenai depresi

Kunjungi website edukatif seperti pijarpsikologi.org atau website lain yang mengangkat isu seputar kesehatan mental. Edukasi dirimu mengenai berbagai isu kesehatan mental. Yakinkan dirimu bahwa mengalami gangguan pada kesehatan mental sama seperti mengalami sakit fisik. Katakan pada dirimu bahwa “it’s okay to ask for help” karena sama seperti patah tulang, depresi tidak bisa sembuh dengan hanya berdoa.

Coba pahami perbedaan antara depresi dan sedih biasa. Coba pahami gejala-gejala depresi lebih dalam. Coba baca artikel tentang cara menolong diri sendiri saat depresi. Kamu juga bisa membaca artikel yang lebih serius seperti pembahasan depresi pada pria. Atau juga depresi pasca melahirkan. Pahami penyebab depresimu.

  1. Cari bantuan online

Sudah tak ada alasan lagi untuk mendiamkan depresimu di era online ini. Bantuan online sudah sangat banyak dan bisa diakses kapanpun kamu mau. Jika kalian ingin konsultasi ke psikolog secara gratis, kalian bisa melakukannya di wesbite pijar psikologi. Jika kalian memiliki keinginan bunuh diri, bisa menghubungi into the light Indonesia. Jika ingin berkonsultasi via real time chat, kalian bisa melakukannya melalui 7cups. Jika kalian ingin tau lebih banyak informasi bantuan online yang lain dapat dicek di halaman berikut ini.

  1. Mencari layanan bantuan psikologi (dari yang gratis sampai yang berbayar)

Jika kamu mahasiswa di dalam negeri, coba cek layanan kesehatan jiwa di kampusmu. Kampus besar seperti UGM memiliki layanan konsultasi psikologi gratis yang bisa dimanfaatkan oleh mahasiswa. Jika kamu pekerja, maka coba cari informasi apakah asuransimu juga meliputi konsultasi psikologi atau untuk ke psikiater.

Jika kamu berada di kota Yogyakarta, sudah ada psikolog di tiap-tiap puskesmas Yogyakarta. Jadi kamu bisa memanfaatkan layanan di sana.

Kalau kamu tinggal di kota yang memiliki fakultas psikologi seperti UGM, unpad, Ubaya, UI, cobalah cari layanan di sana,karena pelayanannya terpadu dan terintegrasi dengan pendidikan dengan riset, sehingga anda bisa pastikan pelayanannya prima.

Jika kamu sedang berada di luar negeri, maka kamu bisa coba cari lembaga Swadaya Masyarakat yang berfokus di layanan kesehatan mental. Info lebih lengkap mengenai layanan kesehatan mental di luar negeri untuk warga negara Indonesia bisa di baca di sini.

  1. Persiapkan diri untuk bertemu psikolog

Hal ini sama sekali tidak wajib, tetapi kesembuhan dari depresi tentu saja berasal dari diri sendiri. Psikolog dapat membantu kita menemukan akar masalah kita. Agar proses menemukan negative core beliefs menjadi lebih cepat, ada baiknya kita melakukan catatan harian tentang kapan saja kita sedih, di mana, saat mengingat siapa,dll.

Ada 11 tips yang bisa kamu siapkan sebelum bertemu psikolog, juga ada beberapa ekspektasi yang perlu kamu lihat sebelum bertemu psikolog.

Setelah kamu siap, kunjungilah psikolog yang ada di kota tempat tinggalmu!

  1. Minum obat antidepressant

Ini adalah pilihan terakhir. Sebagian orang mungkin bertanya mengapa harus obat? Kan cuma stress aja?

Depresi adalah penyakit yang kompleks yang dipengaruhi kondisi bio-psiko-sosial-spiritual. Terkadang terapi tidak cukup untuk menyembuhkan depresi. Dari pengalaman pribadi dan juga teman-teman yang mengalami depresi, biasanya keputusan untuk mengonsumsi antidepressant dilakukan setelah 10 kali menjalani konseling psikologi namun tidak ada pengaruh.

  1. Maafkan dirimu bahwa kamu mengalami depresi

Penerimaan adalah salah satu proses tersulit pada orang dengan depresi. Terlebih lagi, jika sebelumnya kita adalah orang-orang alpha, pemimpin di berbagai kelompok, atau orang yang selalu menjadi pusat perhatian dan selalu tampil ceria. Perasaan kesal dan bodoh akan terus menerus hinggap.

“Seharusnya aku gak depresi”

“Gak mungkin orang seperti aku depresi”

“Kenapa aku jadi lemah?!”

  1. Pahami bahwa kamu tidak sendiri

Depresi akan menjadi penyakit nomor 1 di dunia pada tahun 2030. Sebenarnya saat ini sudah banyak yang mengalami depresi, tapi kita semua menderita dalam diam karena kita takut akan stigma.

Kamu bisa juga membaca kisah orang-orang yang sudah coming out of mental illness melalui berbagai website seperti The Mighty, atau buzzfeed atau bahkan Ted talks. Jika ingin membaca pengalaman orang Indonesia yang sudah buka-bukaan tentang riwayat kesehatan mental mereka bisa membuka blog Regismachdy di Svadharma.net atau Endri di Liquidkermit.net.

Melalui cerita mereka, kamu akan paham bahwa depresi adalah perjalanan kita bersama. Kamu tidak sendiri dan kamu pasti bisa melaluinya.

  1. Yakinkan dirimu bahwa semua akan membaik pada waktunya

Ketika terjebak di palung depresi, rasanya masa depan adalah sesuatu yang sangat gelap.

Kebahagiaan adalah sesuatu yang mustahil. Kita diselimuti oleh ketakutan, perasaan bersalah, amarah, kebencian dan kesedihan.

Satu-satunya kekuatan yang bisa kita andalkan adalah harapan. Jika kita masih percaya bahwa ada harapan baik di depan, semuanya akan membaik, maka kita akan kuat menghadapi episode depresi saat ini. Sudah banyak orang yang bisa melalui depresi, kamu tidak terkecuali.

Total
1
Shares

1 comment

Comments are closed.