Yuk, Cari Tahu Sumber Bahagiamu!

‘Find happiness in the simplest of things…’

Suara gaduh terdengar di sudut ruangan, langkah kaki semakin cepat diringi suara pintu yang berdecit beberapa kali. Beberapa menit ruangan terdengar sangat sunyi, terdengarlah suara tegas langkah kaki dan ‘Bruaak!’ pukulan diatas meja! Tak lama, suara gaduh wanita memenuhi ruangan tersebut.

Seorang wanita yang awalnya terlihat sibuk, diam-diam berlari kecil menghampiri temannya, sambil berbisik, ia berkata ‘Lihat deh, gaji banyak tapi dia marah-marah terus. Lebih baik seperti kita dong, gaji sedikit tapi menikmati hidup…’. Lawan bicaranya menatapnya, lalu tersenyum penuh arti, seakan tidak percaya.

Wanita itu percaya bahwa ia sudah mendapatkan kebahagiaan dari pendapatannya. Bagaimana dengan kebahagiaan Anda? 1Sudahkah Anda tahu hal apa yang berkontribusi atas kebahagiaan Anda saat ini? Scroll down, berikan waktu 5 menit saja dan Anda akan mengetahuinya.

Pendapatan

Uang memang bukan segalanya. Ya, walaupun hanya beberapa persen, namun ternyata uang dapat ‘membeli’ kebahagiaan, loh! Uang berhubungan dalam memenuhi kebutuhan dasar manusia dalam kepuasan makanan, perlindungan juga pemenuhan status sosial. Bila dipandang dari gender, pendapatan dalam rumah tangga berhubungan dengan kebahagiaan pria bukan wanita. Pendapatan yang rendah dapat membuat para suami depresi. Menariknya, wanita single lebih tidak bahagia ketika ia memiliki pendapatan rendah dibanding pria.

Pernikahan

Selamat untuk Anda yang telah menikah! Penelitian membuktikan bahwa pasangan yang telah menikah ternyata lebih bahagia. Psst… untuk pasangan baru, setelah menjalani ‘honeymoon phase’ kebahagiaan mereka akan lebih meningkat! Pernikahan tentunya akan lebih lengkap dengan kehadiran seorang anak. Benar, pada kelahiran anak pertama pasangan akan mencoba beradaptasi dengan kehidupan baru dan tanggung jawab baru. Ternyata pengalaman baru tersebut dapat menurunkan tingkat kebahagiaan pasangan. Tenang saja, hal tersebut terjadi pada masa adaptasi saja kok J

Pekerjaan

Apakah Anda menyukai hari-hari anda di kantor? Apakah Anda pernah merasa sangat senang dengan segala beban kerja atau sangat tertekan? Unsur kebahagiaan dapat dipengaruhi bagaimana Anda memandang pekerjaan tersebut. Individu yang tidak bahagia adalah individu yang menganggap pekerjaan sebagai ‘job orientation’ dan ‘career orientation’. Job orientation adalah individu yang menganggap pekerjaan adalah ‘lahan’ uang, sedangkan career orientation adalah individu yang berfokus pada hadiah dan pujian serta menganggap bekerja sebagai upaya untuk mencapai tujuan dalam hidup mereka. Lalu, apa kebahagiaan sejati dalam pekerjaan? Diri Anda akan bahagia jika menganggap pekerjaan sebagai ‘calling orientation’ yang dimana seseorang bekerja bukan untuk uang dan popularitas tetapi karena pekerjaan tersebut ia sukai, berguna dan berharga bagi dirinya. Lalu, apa orientasi Anda dalam bekerja?

Kesehatan

Semua orang pernah sakit, tentunya membuat kita merasa tidak nyaman saat melakukan aktivitas sehari-hari. Perlu Anda ketahui, bahwa kondisi fisik Anda berpengaruh pada penyakit dan berapa lama anda akan hidup. Dinyatakan bahwa orang yang sehat lebih memiliki emosi positif dibandingkan orang yang terkena penyakit. Sehat bukan hanya sekedar fisik, namun juga kesehatan jiwa. Orang yang bahagia akan lebih optimistik dan dapat menunda gejala penyakit yang menyerang.  Bagaimana dengan orang yang sakit? Perlu diketahui bahwa, rasa optimis yang dimiliki seseorang yang sakit, akan membawa mereka pada kebahagiaan dan  ketika bahagia, tubuh mereka akan mudah menerima pengobatan. Mau bahagia, jaga kesehatan yuk!

Spiritualitas

Seseorang yang memaknai spiritualitas akan memiliki tingkat harapan dan optimistik yang tinggi. Orang-orang yang religius akan memiliki tingkat kebahagiaan yang lebih tinggi daripada yang tidak melakukannya. 2Bertumbuh dalam spitualitas bukan semata-mata mengenai keyakinan saja, namun bagaimana kita bisa saling percaya, kenyamanan, mendapat dukungan dari orang lain, belajar akan nilai moral serta merasakan kebermaknaan akan hidup. Sudahkah Anda merasakannya?

Jika demikian, mana yang menjadi sumber bahagiamu saat ini? Lalu, bagaimana caranya agar lebih bahagia? Yuk, mulai hidup yang bahagia dengan resep kebahagiaan Ala Seligman! Mulailah untuk lebih menghargai hal-hal yang kamu miliki pada saat ini. Kamu harus bahagia ya!


Sumber Data Tulisan

1Mengenai sumber kebahagiaan dapat dibaca dari
Hefferon, K & Boniwell, I. (2011). Positive Psychology Theory, Research And Applications. USA : McGraw-Hill

2 Informasi mengenai Religiusitas dalam Kebahagiaan dilihat dari https://www.psychologytoday.com/blog/how-happiness/200806/happiness-and-religion-happiness-religion

Image Featured Credit: www.businessnewsdaily.com

Let others know the importance of mental health !

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*