Pijar Psikologi #UnderstandingHuman

View Original

CURHAT: Saya Terus Berpikir Ingin Bunuh Diri. Apa yang Harus Saya Lakukan?

Curhat

Ketika kelas 3 SMA saya pernah melakukan percobaan bunuh diri sebanyak 2 kali dan orang tua saya tidak mengetahuinya hingga saat ini. Sejak 3 bulan belakangan ini saya mengalami susah tidur dan maksimal setiap malamnya saya hanya bisa tidur selama 3 jam. Namun anehnya saya tidak merasa ngantuk sama sekali ketika menjalani aktivitas. Selain itu saya juga sering merasa sesak nafas secara tiba-tiba tanpa sebab yang jelas yang membuat saya seperti bisa mendegar detak jantung saya sendiri. Sesak nafas ini juga disertai dengan kedua tangan saya bergetar sehingga saya tidak mengendalikan getaran tersebut.

Selama tiga bulan ini juga saya mengalami perasaan sedih, kosong, tidak berdaya, kesepian tanpa sebab yang jelas. Saya berusaha untuk mengalihkan pikiran saya dengan hal-hal yang saya sukai seperti membaca buku, mendengarkan musik tapi entah kenapa hal tersebut tidak lagi berhasil. Saya seperti kehilangan minat terhadap apapun yang saya sukai dan saya juga mulai merasa malas untuk berinteraksi dengan  orang lain. Jadi saya hanya keluar dan berbicara jika hanya diperlukan.

Keinginan untuk kembali melakukan bunuh diri kembali muncul. Bahkan saya sudah merencanakan kematian saya pada tanggal 13 November 2020. Meskipun terbilang masih lama, entah kenapa saya merasa hal tersebut akan lebih cepat karena kondisi perasaan saya yang semakin kacau dan pemikiran bunuh diri yang semakin sering datang menguasai pikiran saya. Bahkan saya sampai harus mengenggam bagian belakang motor ketika naik motor sebagai salah satu cara untuk mengendalikan pikiran saya yang selalu berpikir untuk menjatuhkan diri dari motor.

Saya tidak bisa memperkirakan kapan pemikiran tersebut muncul karena hampir setiap saat pemikiran itu ada di kepala saya dan akan semakin parah ketika hari libur di mana saya tidak bekerja dan kehilangan minat untuk melakukan kegiatan apapun. Saya hanya berharap bisa menyingkirkan pikiran bodoh ini. Karena saya sudah merasa sangat lelah untuk berjuang sendiri, memastikan sekaligus mencegah hal bodoh yang mungkin akan saya lakukan. Sebenarnya saya ingin memberitahukan ini kepada keluarga tapi saya terlalu takut. Takut jika mereka menolak atau tidak mempercayai apa yang saya katakan dan mungkin akan memperburuk kondisi saya.

Gambaran: Perempuan, 25 tahun, Pegawai Swasta

Jawaban Pijar Psikologi

Terima kasih atas kepercayaannya untuk bercerita di Pijar Psikologi.

Saat membaca apa yang telah kamu tuliskan saya mencoba memahami apa yang sedang kamu rasakan saat ini. Mungkin saat ini kamu merasa cemas, takut, bingung, dan tidak mengerti lagi apa yang perlu dilakukan untuk menghadapi kehidupan. Mungkin kamu merasa berat menjalani kehidupanmu saat ini. Tapi percayalah bahwa setiap orang berhak untuk merasakan kebahagaian, begitupun denganmu.

Saya tidak mengetahui apa yang menjadi alasanmu untuk bunuh diri. Namun bunuh diri bukanlah penyelesaian yang baik untuk dilakukan. Di usiamu yang 25 tahun kamu masih memiliki harapan panjang untuk masa depanmu. Bukankah ada harapan yang kamu impikan untuk kebahagianmu di masa depan? Cobalah untuk mengingat kembali hal positif apa saja yang telah kamu lakukan selama ini? Pernahkah ada orang yang menyangimu? Membantumu saat kamu sedang dalam kesulitan? Ataukah ada yang pernah meminta bantuanmu?

Saya rasa pasti kamu pernah menemukan orang-orang tersebut. Itu membuktikan bahwa kamu masih diharapkan dan dipercayai oleh mereka. Itu juga menandakan bahwa kehidupanmu masih memiliki manfaat kedepannya baik untuk dirimu sendiri maupun orang lain. Ketika kamu memiliki permasalahan dalam hidupmu mungkin kamu bingung untuk bertindak. Tapi saya yakin kamu memiliki keinginan untuk selalu memperbaiki diri lebih baik lagi. Lanjutkanlah kembali semangat-semangat yang ada pada dirimu.

Cobalah untuk menyayangi dirimu sendiri, karena sejati kamu juga dipercayai Tuhan untuk dapat mempertahankan dirimu. Terkait pikiran bunuh diri kamu bisa membaca salah satu artikel di link ini.

Ketika kamu masih memiliki pikiran bunuh diri maka saya sarankan kamu untuk segera mengkonsultasikan dirimu ke psikolog atau psikiater secara langsung. Hal tersebut dapat kamu temui di rumah sakit terdekat di daerahmu. Rumah sakit yang memiliki layanan psikologi:

Usada Insani

Jl. KH. Hasyim Ashari No. 24, Cipondoh

Tangerang

Telepon:

(021) 557 525 75 / 77 – Hunting

Semoga apa yang saya sampaikan dapat bermanfaat untukmu dan membuatmu merasa lebih baik dari sebelumnya. Tetaplah untuk semangat dan melanjutkan kehidupan yang penuh dengan harapan baru.

Terima kasih telah berbagi.

Salam,

Pijar Psikologi.