CURHAT: Saya Merasa Kesepian dan Tidak Diinginkan Keluarga. Hidup Saya Menjadi Negatif dan Berantakan.

Curhat

Saya mengalami permasalahan terkait personal, lingkungan, dan keluarga. Masalah dimulai dalam 2 tahun terakhir ini dimana perekonomian di keluarga sedang kurang baik, tapi saya masih berkecukupan. Ayah saya sebenarnya jarang bertemu saya karena bekerja di luar pulau, tetapi sekarang sudah pensiun sehingga sering di rumah dan hal ini terkadang membuat saya tidak nyaman karena sering berbeda pendapat. Saya merasa sering menarik diri dari lingkungan karena tidak percaya diri, emosi saya suka meledak-ledak. Saya juga sering sekali menangis jika tiba-tiba teringat dengan hal-hal buruk yang pernah saya alami. Saya juga mudah lelah dan enggan pergi dengan teman-teman saya (karena perasaan minder dan malas yang begitu tinggi). Kondisi di rumah terkadang membuat saya kurang nyaman karena orangtua sering bertengkar kecil. Saya dan adik saya sering bertengkar dengan kedua orang tua, apalagi dengan ayah. Saya sering sekali berbeda pendapat.

Suatu waktu orangtua saya mengatakan hal-hal yang membuat saya tertekan. Saya jadi merasa keberadaan saya merepotkan kedua orang tua dan merasa tidak diinginkan di rumah. Karena hal itulah saya menjadi sangat sensitif, pikiran saya jadi negatif, pola tidur saya berubah (sering tidur pagi pukul 01.00 atau 02.00). Tetapi kalau siang saya mudah sekali tidur dan pagi tidak bersemangat. Saya jadi malas keluar bahkan untuk berolahraga, pola makan saya juga tidak teratur bahkan terkadang nafsu makan tinggi terkadang nafsu menurun sampai pernah makan hanya 1 kali sehari. Orang tua saya selalu mengganggap saya suka membangkang padahal maksud saya tidak demikian, terkadang hal tersebut membuat saya semakin sedih.

Saya sering merasa kesepian meskipun punya keluarga dan teman. Saya sudah sering curhat ke orangtua dengan teman saya, tetapi orang tua berkata saya ini berlebihan dan teman saya terkadang malah membocorkan cerita saya ke publik. Hal ini semakin membuat saya stress karena saya merasa tidak ada seorang pun yang peduli dengan permasalahan saya, yang bagi mereka adalah hal sepele. Saya sebenarnya sering mendengarkan curhat orang tua dan teman saya dan saya selalu merasa hal itu adalah hal penting tetapi mereka tidak melakukan sebaliknya. Saya hendak bertanya apakah saya memang berlebihan? Apakah yang terjadi pada saya saat ini? Saya membutuhkan saran dari Anda. Terima kasih atas jawaban dan sarannya.

Gambaran: Perempuan, 21 Tahun, Jawa Tengah

Jawaban Pijar Psikologi

Terimakasih atas kepercayaan kam untuk bercerita di Pijar Psikologi.

Apa yang kamu alami tentunya membuatmu sangat tidak nyaman. Kamu merasa memiliki masalah, tetapi tidak ada yang dapat memahami dirimu. Terlebih kamu merasa tidak percaya diri, mudah emosi dan seringkali teringat dengan kenangan yang tidak menyenangkan ya. Berada di posisimu, tentunya mengharapkan dukungan dari orang lain pada saat mengalami kondisi-kondisi tersebut ya. Sangat tidak enak rasanya ketika kamu sudah menceritakan apa yang kamu alami kepada seorang yang dipercaya, tetapi kemudian dia malah menceritakannya kepada orang lain. Kondisimu sering bertengkar dengan ayah juga tentunya menjadi tekanan tersendiri dan menambah beban yang kamu rasakan. Terlebih orang tua memberikan penilaian bahwa kamu adalah anak yang pembangkang meskipun kamu tidak bermaksud untuk melawan orang tua. Sangat berat tentunya ketika kamu mengalami masalah dan tidak ada satu orangpun yang dapat membantumu.

Apa yang kamu lakukan dengan menghubungi kami merupakan hal yang sangat baik. Hal ini berarti kamu menyadari bahwa kamu sedang membutuhkan bantuan dan ingin menjadi lebih baik. Masalah-masalah yang kamu alami membuatmu mengalami beberapa keluhan seperti menjadi pribadi yang sensitif, memiliki pikiran negatif, pola tidur berubah, tidak bersemangat, malas beraktifitas dan nafsu makan jadi berkurang. Saya tidak dapat memutuskan apa yang sedang kamu alami saat ini karena untuk menentukan gangguan yang dialami oleh seseorang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. Hal ini dapat kamu lakukan dengan menemui psikolog atau psikiater. Saya juga tidak dapat mengatakan apakah kamu berlebihan dalam menanggapi masalah yang kamu alami. Suatu masalah dapat saja terasa berat bagi seseorang dan bisa terasa ringan bagi orang lain. Banyak hal yang mempengaruhi hal tesebut baik kondisi dalam diri seseorang maupun kondisi dari luar. Kondisi dalam diri misalnya pengalaman masa lalu maupun kondisi fisik. Kondisi dari luar misalnya dukungan dari orang di sekitar dan jumlah masalah yang dihadapi. Yang dapat saya sampaikan kepada kamu adalah bahwa apa yang kita pikirkan, rasakan dan perilaku yang kita tunjukkan merupakan mekanisme yang saling berpengaruh. Sama seperti apa yang kamu sampaikan bahwa pertengkaran dengan orang tua membuatmu mengalami perubahan baik dalam hal emosi maupun dalam hal perilaku. Artinya untuk dapat mengubah kondisi tersebut kamu juga perlu melakukan perubahan.

Hal ini dapat kamu lakukan dengan melakukan perubahan perilaku. Hal yang dapat kamu lakukan adalah :

  1. Tentukan hal apa yang ingin kamu perbaiki. Misalnya kondisi emosi yang mudah meledak-ledak, pola tidur yang berubah atau pola makan.

  2. Setelah menentukan hal yang ingin kamu perbaiki tentukan seperti apa perubahan yang kamu harapkan. Misalnya kamu ingin mengubah jam tidur yang sebelumnya pukul 01.00-02.00 menjadi pukul 21.00 atau pola makan ingin menjadi teratur 3 kali dalam satu hari.

  3. Buat jadwal secara rutin untuk mengubah hal tersebut. Kamu dapat membuat target misalnya dalam satu minggu ingin memajukan jam tidur menjadi pukul 23.00 kemudian setelah berhasil baru diturunkan menjadi jam 21.00. Lakukan hal ini secara bertahap. Tentunya kamu juga perlu melakukan aktivitas-aktivitas di siang hari sehingga pada saat jam tidur yang ditentukan tubuh perlu beristirahat sehingga kamu lebih mudah tidur. Lakukan evaluasi secara rutin, apakah yang kamu lakukan sudah maksimal.

  4. Konsisten dalam melaksanakan rencana. Kamu menyampaikan bahwa kamu malas melakukan aktivitas. Hal ini dapat coba kamu atasi dengan memberikan reward untuk dirimu sendiri. Berikan reward dengan memilih hal yang memang kamu sukai dan kamu juga mampu untuk memenuhinya. Misalnya apabila berhasil melaksanakannya rencana dalam 1 minggu kamu akan makan di restoran yang menjadi favoritmu. Coba lakukan hal-hal tersebut untuk mengatasi keluhan yang kamu sampaikan kepada kami. Masalah dengan orang lain umumnya terjadi karena masalah komunikasi. Mungkin itu juga yang kamu alami dengan orang tua. Seperti yang kamu sampaikan bahwa kamu dinilai membangkang oleh orang tua meskipun maksudmu tidak demikian. Yang menjadi pertengkaran dengan orang tua, saya tidak tahu dengan jelas karena kamu tidak menyampaikannya.

Hal yang dapat saya sarankan adalah agar kamu mencoba untuk memperbaiki pola komunikasi dengan orang tua. Hal yang dapat kamu lakukan antara lain :

  1. Minta maaf kepada orang tua. Meminta maaf perlu dilakukan karena orang tuamu memiliki penilaian bahwa kamu membangkang. Dengan meminta maaf seseorang tidak akan menjadi lebih rendah dan akan membuat kesan awal yang baik.

  2. Sampaikan hal yang akan kamu diskusikan dengan orang tua dalam kondisi emosi yang stabil, baik kamu maupun kedua orang tua. Bangun suasana yang menyenangkan sebelum membahas hal yang menjadi bahan pertentangan sebelumnya.

  3. Berusahalah untuk menjaga intonasi suara meskipun kamu sedang merasa kesal atau marah. Hal ini dapat kamu lakukan dengan membuat catatan-catatan poin yang menjadi perbedaan cara pandang dengan orang tua. Misalnya mengapa kamu mengambil suatu keputusan, apa saja yang menjadi pertimbanganmu, apa saja hal positif dan negatifnya.

  4. Berusaha menghormati pendapat orang lain termasuk orang tua. Cara pandang satu orang dan orang lain dapat berbeda karena berbagai latar belakang. Kamu tidak perlu memaksakan cara pandang yang sama dengan orang tuamu. Cukup sampaikan dengan cara yang baik. Semoga orang tuamu juga dapat menerima apa yang menjadi pendapatmu.

Kita tidak dapat memaksa orang lain untuk berubah, oleh karena itu, kita perlu mengubah diri kita untuk dapat mengubah kondisi. Apabila orang tua melihat perubahan dalam diri kamu, diharapkan orang tua juga dapat bersikap baik kepadamu. Namun, jangan mudah kecewa apabila hal tersebut tidak dapat terjadi dengan spontan atau sesuai dengan apa yang kamu harapkan. Mudah-mudahan saran ini dapat membantumu. Apabila kamu masih mengalami kesulitan setelah melakukan hal tersebut dan kamu kesulitan untuk melaksanakan aktivitas sehari-hari kamu dapat menghubungi psikolog atau psikiater terdekat di kotamu. Semoga apa yang saya sampaikan dapat membantumu dan membuatmu merasa lebih baik. Tuhan tidak akan memberikan cobaan di luar kemampuan seseorang. Semoga dengan adanya masalah yang kamu alami akan membuatmu menjadi pribadi yang lebih baik. Seperti sebuah berlian yang akan semakin indah dengan tempaan dari luar. Semoga kamu juga tidak lagi merasa sendiri karena Pijar Psikologi siap untuk membantumu.

Terima kasih telah berbagi.

Salam,

Pijar Psikologi

Pijar Psikologi

Pijar Psikologi adalah media non-profit yang menyediakan informasi kesehatan mental di Indonesia.

Previous
Previous

Memahami Kesurupan dari Sudut Pandang Psikologi

Next
Next

Menjadi Penyembuh Terbaik Saat Masa Terpuruk