Kenali dan lihat perkembangan kondisi Anda saat ini.
Baca catatan penting di bawah sebelum Anda memulai.
Catatan penting sebelum Anda memulai:
Alat tes yang terdapat di laman ini tidak dapat digunakan sebagai acuan diagnosis, namun hanya memberikan gambaran umum kondisi Anda saat ini.
Hasil akan dapat Anda lihat secara langsung di akhir tes.
Alat tes yang terdapat di laman ini masih dalam pengembangan. Jawaban Anda akan kami gunakan untuk pengembangan lebih lanjut secara anonim.
Jawaban Anda yang telah dianonimkan akan kami gunakan untuk keperluan riset Pijar Psikologi.
Apabila Anda merasa memiliki masalah dan memerlukan penanganan lebih lanjut, silakan menghubungi bantuan profesional di dekat Anda.
*) DISCLAIMER: Pijar Psikologi mengadaptasi berbagai alat tes yang tersedia bebas secara daring dan menyediakan layanan ini secara gratis.
Catatan untuk pengguna lama…
Apabila sebelumnya Anda menggunakan fitur Jurnal Pijar, silakan untuk mengakses Jurnal Pijar dengan klik disini.
Fitur ini akan dinonaktifkan pada 31 Desember 2025. Selanjutnya Anda dapat menggunakan fitur Tes Kesehatan Mental di atas.
Kamu tidak sendiri.
Orang-orang yang mengalami panic attack merasa dunia seperti berputar tapi tubuhnya seakan membeku tidak bisa bergerak. Perasaan-perasaan seperti “terjebak” dalam satu momen, suara-suara yang terdengar “berbahaya”, dan lampu-lampu yang terlalu benderang seakan membuat jantung semakin berdegup tidak karuan.
Depresi, sebuah kata yang semakin tidak asing untuk dijumpai. Sebagian orang bisa bersikap biasa, namun sebagian yang lain menyikapi depresi sebagai kenyataan pelik yang hadir dalam hidupnya.
Halo Pijar Psikologi!Saat ini saya masih pelajar kelas 12, sebentar lagi saya akan menghadapi berbagai jenis ujian sekolah serta ujian masuk perguruan tinggi. Saat ini kondisi keluarga saya sedang sulit dalam hal ekonomi.
Saya ingin bercerita tentang keadaan saya setahun ini. Saya merasa cemas selama kurang lebih setahun ini. Saya merasa ketakutan dan sering sekali tiba-tiba merasa panik.
Beberapa berita di media, masih banyak kita temukan pemberitaan mengenai stigmatisasi terhadap pasien COVID-19. Lalu, mengapa kita masih sering melakukan stigmatisasi?
Saya ingin bercerita tentang masalah saya yang sering cemas saat saya sedang bekerja. Saya sering kali merasa sangat ketakutan terhadap apa yang sudah saya kerjakan atau katakan kepada orang lain.
Curhat
Halo, Pijar Psikologi!
Saya ingin bercerita tentang kejadian yang menimpa saya baru-baru ini. Pada Sabtu pagi, saya mendapatkan pesan dari teman laki-laki saya yang saya kenal lewat instagram.
Saya sudah bertekad untuk menemui salah seorang psikiater untuk berkonsultasi mengenai keadaan saya. Saya hanya berharap pada saat itu, saya mendapatkan bantuan yang tepat dari seorang profesional dengan menceritakan apa yang selama ini saya alami dan rasakan.
Sebulan yang lalu, di akhir bulan februari saya benar-benar merasa down. Sampai saya berpikir kalau saya mati adalah jalan keluarnya. Selama seminggu saya benar-benar tidak bisa fokus melakukan apa-apa.
Saya ingin bercerita tentang diri saya yang memiliki perubahan mood drastis. Kadang saya menjadi sangat bahagia dan sangat depresi. Fase saat saya sangat bahagia itu terjadi beberapa kali dalam sebulan, bisa 1-3 hari menetap.