Cari tahu tentang kesehatan mental

9 Dukungan Verbal Untuk Seseorang yang Mengalami Kecemasan
Memiliki teman, kerabat, sahabat maupun pasangan dengan gangguan kecemasan sangatlah tidak mudah. Tidak jarang kita merasa bingung harus berbuat apa untuk terus mendukung mereka.

Mengobati Luka Batin dengan Memaafkan Diri Sendiri
Memaafkan bukan artinya kita mengalah dan menyerah pada keadaan. Memaafkan merupakan sebuah mekanisme pelepasan rasa bersalah, rasa tidak nyaman, rasa benci dan marah pada diri sendiri atau orang lain. Perasaan-perasaan negatif tersebut tidak pernah selesai dan selalu membayangi hidup kita. Tanpa kita sadari, kondisi tersebut juga membuat kita dan kebahagiaan menjadi berjarak.

Hidup Tanpa Figur Ayah
Kehilangan benda mungkin bukan menjadi masalah besar. Namun, bagaimana dengan kehilangan sosok? Sosok yang tidak tergantikan. Memang, tidak semua orang merasakan kehangatan yang terjalin dengan sosok ayah.

Fans Korea: Memaknai Hidup lewat Perbandingan Diri dengan Idola
Bagi seorang fans berat Korea, mengikuti perjalanan hidup idola adalah sebuah pelajaran hidup bermakna. Mengikuti perjalanan hidup idola yang menjadikannya sebagai sosok pembanding bagi diri fans Korea. Bagi yang tidak tahu, kesannya hanya membuang waktu saja.

11 Manfaat Menari untuk Kesehatan Mental
Menari. Aktivitas menggerakkan tubuh dengan leluasa mengikuti alunan musik yang banyak dilakukan orang, baik secara sengaja maupun insidental. Menari bisa dilakukan untuk kepentingan tertentu seperti tarian tradisional yang biasanya dilakukan untuk tujuan khusus atau tarian yang dilakukan sebagai bagian dari pendidikan atau kursus.

Kenyamanan Kerja Tidak Hanya untuk Fisik, Tetapi Juga Mental
Bekerja menjadi sebuah keharusan agar seseorang mampu menghidupi dirinya. Akan tetapi, menemukan pekerjaan yang benar-benar sesuai dengan diri bukan hal yang mudah.

Memahami Rasa di Balik Benci
Salah satu alasan tidak menyukai seseorang adalah ada bagian dari dirinya sendiri yang belum diterima. Rasa khawatir akan kekurangan-kekurangannya, ketakutan akan masa depan, iri, rendah diri, dan sebagainya.
Menulis Ekspresif: Cara Mudah Lepas dari Stres
Menulis ekspresif adalah kegiatan menuliskan semua pemikiran dan perasaan paling mendalam yang muncul setelah mengalami stres. Dalam menulis ekspresif kita juga diminta untuk menggambarkan semua aspek yang hadir saat pemicu stres terjadi.

Mengapa Perempuan Menjadi Feminis?
Feminis lekat kaitannya dengan perempuan. Kata “feminis” ini semakin sering terdengar oleh masyarakat Indonesia. Dua macam respons pun muncul menyikapi hal ini, yaitu setuju dan tidak setuju.

Mengapa Manusia Saling Memberi?
Memberi adalah salah satu ekspresi kebahagiaan manusia. Jika sedang merasa bahagia, manusia akan lebih mudah memberi atau menularkan kebaikan pada orang-orang di sekitarnya.

Di Balik Fake Instagram Account
Siapa yang tidak tergiur oleh fitur-fitur media sosial? Media sosial kini sudah menjadi candu bagi penggunanya di berbagai penjuru dunia. Dengan persebaran informasi yang cepat dan jaringan yang luas, membuat media sosial hampir digunakan oleh seluruh manusia di dunia.

Berdamai dengan Kerapuhan Diri
Secara tidak langsung di dalam budaya kita, rasa malu, takut dan kecemasan akan ketidakpastian diibaratkan sebagai emosi yang perlu dihindari. Banyak contoh di kehidupan di mana kita memasang ”dinding” yang besar dan mematikan rasa untuk merasakan malu, takut dan ketidakpastian.

Ketika Keputusan Menikah Muda Melupakan Faktor Kesehatan
Pada hakikatnya, setiap manusia memiliki hasrat untuk memiliki keturunan setelah melalui sistem pernikahan yang sah sebagai syaratnya. Selain karena usia hubungan yang sudah dirasa cukup lama, tuntutan dari keluarga juga kerap menjadi alasan seseorang untuk mempercepat momen pernikahan.

Konser dan Kebahagiaan Hidup Penontonnya
Pergi menikmati konser merupakan impian bagi sebagian manusia. Melalui konser, manusia dapat menikmati alunan serta penampilan musik secara langsung, berinteraksi langsung dengan artis yang ditonton, dan merasakan sensasi indahnya karya artis yang disukai tepat pada saat itu juga.

Menemukan (Kembali) Diri Sendiri
Dalam hidup kita dihadapkan pada berbagai krisis sebagai tanggung jawab perkembangan menjadi manusia dewasa. Dalam perjalanan menuju kedewasaan, ada kalanya kita sampai pada masa-masa yang penuh konflik ketika keinginan dan relita tidak sejalan, ketika keinginan kita bertentangan dengan harapan orang-orang yang merasa dirinya lebih tahu daripada dirimu sendiri.

Bersyukur untuk Berdamai dengan Masalah
Bersyukur adalah obat universal yang dapat menangkal pengalaman pahit dan permasalahan dalam hidup. Tak dapat dipungkiri bahwa kita semua diterpa berbagai masalah dalam hidup.

Mindful Listening: Mendengarkan Penuh Perhatian
Banyak orang ingin bersuara, berbicara dan didengar tanpa mau mendengarkan. Mendengarkan seharusnya kita lakukan dengan sepenuh hati, penuh perhatian dan kesadaran atau lebih dikenal dengan istilah mindful listening. Mindful listening adalah proses mendengarkan dengan penuh perhatian, penuh kesadaran dan tidak ada penghakiman ketika kita berinteraksi dengan orang lain. Mendengarkan dengan ‘being fully present’ (sepenuhnya hadir pada saat ini) mungkin masih sulit bagi sebagian orang.

Kita Adalah Korban Kehidupan, tapi Mau Sampai Kapan?
Korban perlakuan kasar orang terdekat kita: komentar jahat orang tua, kebencian kakak, konflik dengan keluarga besar, pacar dan mantan yang abusive, teman-teman yang toxic, atasan yang emosinya tidak stabil, dosen yang suka mengkritik, orang-orang di jalan yang ekspresinya membuat kita tidak nyaman, bahkan revolusi industri dan sistem kapitalis yang membuat kita tak bisa beristirahat dan harus bekerja terus layaknya robot.

#HausEksis? Ini Dia Ragam Challenge dan Bahayanya!
Bagi para content creator dan pegiat media sosial yang #HausEksis, memiliki konten-konten menghibur dan berkualitas tentu menjadi perhatian mereka agar dapat menjaga penonton tetap setia dan tidak berpindah ke channel lain. Nah, salah satu konten yang sering digunakan para influencer media sosial untuk mendongkrak penonton adalah aksi tantangan atau challenge tertentu. Challenge biasanya dilakukan sendiri atau tak jarang melibatkan orang lain dalam aksinya.

Ketika Depresi dan Kecemasan Menyerang Bersamaan
Kecemasan dan depresi adalah gangguan mental yang nyata dan umum terjadi sekarang ini. Data WHO tahun 2017, terdapat lebih dari 260 juta orang mengalami gangguan kecemasan dan lebih dari 300 juta orang yang mengalami depresi.
